cara merawat mobil matic

Cara Merawat Mobil Matic Mudah & Nggak Ribet

Mitos bahwa merawat mobil transmisi otomatis atau matic itu terkenal sulit. Padahal merawat mobil matic juga mudah asal kamu tahu cara merawatnya dengan benar. Perawatan yang benar tentunya akan mendukung mobilmu supaya performa mesin mobilmu tetap terjaga. Perawatan mobil matic ini paling banyak di bagian mesin. Kamu bisa melakukan perawatan di beberapa bengkel resmi namun kamu juga harus mengetahui cara merawat mobil matic secara mandiri yang sebenarnya juga cukup mudah.

Perawatan mobil matic yang baik akan mendukung performa mobilmu supaya selalu terjaga. Perawatan pada mobil matic, terutama di bagian mesin. Kalau kamu sudah mengetahui cara merawat mobil matic sangat membutuhkan kamu untuk memahami hal yang harus kamu lakukan agar mobil tetap awet. Cara pemakaian mobil sangat mempengaruhi dan menentukan kondisi mesin dari mobil matic milikmu. 

Cara merawat mobil matic sebenarnya nggak sesulit yang kamu bayangkan. Kalau kamu bisa merawat mobil matic dengan baik, kamu akan merasakan kenyamanan berkendara. Selain kenyamanan, perawatan yang baik juga bisa memberikan keamanan dan bisa menghemat biaya perawatan ke depannya.

  1. Perhatikan Cara Menggunakan Tuas

Agar mobil matic milikmu terawat, kamu bisa memindahkan tuas ke posisi transmisi N jika mobilmu sedang berada di traffic light untuk mencegah mesin mobil matic milikmu mesinnya aus. Kalau bisa jangan menggunakan posisi D saat kamu akan menginjak pedal rem. Ketika akan parkir, kamu bisa menginjak pedal rem kemudian menarik rem tangan. Pindahkanlah tuas ke posisi P supaya roda dapat terkunci dengan aman. Setelah kamu mematikan mesin, jangan lupa untuk menggunakan tuas di posisi transmisi P kalau mobil milikmu belum sepenuhnya berhenti. Kalau kamu tetap menggunakan tuas di posisi D pada saat memarkir, plat kopling mobil matic milikmu bisa cepat rusak.

  • Tepat Waktu dalam Mengganti Oli

Usia oli yang semakin tua menyebabkan kekentalan serta viskositas menurun dan menjadikan gesekan antar kanvas kopling juga akan semakin keras. Maka dari itu, bagi kamu pemilik mobil transmisi otomatis atau matic, kamu harus selalu tepat waktu saat ingin mengganti oli, kalau tidak, bisa berakibat fatal untuk mesin mobil matic milikmu. Usahakan untuk selalu rajin mengecek oli mobil matic kamu. Setiap mobil transmisi otomatis diharuskan untuk mengganti oli setiap jarak tempuh mobilmu sudah mencapai 5.000 km. Untuk selanjutnya kalau mobil sudah menempuh jarak 20.000 km. Oli mobil harus dikuras dan kemudian diganti dengan oli yang baru dan dibarengi dengan mengganti filter oli mobil, dikarenakan filter oli adalah bagian yang berkaitan langsung dengan transmisi mobil matic mu.

  • Mengenali Tanda-tanda Kerusakan

Tanda-tanda kalau mobilmu sudah mengalami kerusakan adalah saat gejala kopling selip, ditandai dengan putaran mesin serta laju mobil yang nggak imbang. Kalau kamu sudah mulai mengenali tanda-tanda kerusakan pada mobil matic milikmu ke bengkel resmi agar dilakukan pengecekan serta melakukan perawatan.

  • Mengecek Kondisi Mesin

Kondisi mesin matic yang sudah dilakukan pengecek dengan cara memasukkan gigi ke posisi transmisi D atau R lalu melepas rem. Kalau mesin mobil milikmu dalam keadaan normal, maka mobilmu bisa langsung bergerak. Pengecekan kondisi mobil biasanya juga bisa dilakukan dengan cara melihat dipstick yang ada di ruang mesin di atas perseneling. Untuk beberapa tipe tertentu, dipstick dapat dicek dari lubang-lubang di bawah gearbox.

Keempat tips di atas dapat kamu aplikasikan sehari-hari ya, agar mobil matic milikmu tetap terawat dan nyaman digunakan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *