Cover Mobil Milikmu Lebih Awet Dengan Cara Ini

Sama halnya dengan aksesoris mobil lainnya, kamu tetap harus merawat cover mobilmu. Sebagai aksesoris mobil yang penting, perawatan cover mobil ini dilakukan agar kamu tidak perlu membeli cover baru secara terus menerus. Beberapa cover untuk mobil sendiri memang telah tersedia dengan bahan yang cukup kuat dan bisa bertahan untuk jangka waktu pemakaian yang lama. Namun tidak ada salahnya kamu merawat cover mobil milikmu agar tidak cepat rusak dan jangka waktu pemakaiannya bisa lebih lama.

Dengan begitu kamu bisa lebih hemat beberapa rupiah dan tidak perlu membeli cover baru untuk waktu yang lebih lama. Oke jadi kamu mulai tertarik untuk merawat cover pada mobilmu?  Gampang! Ikuti beberapa tips di bawah ini agar kamu bisa merawat cover untuk mobil milikmu!

3 Tips Merawat Cover Mobil Agar Tetap Awet dan Bisa Digunakan

Terdapat banyak sekali cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat cover untuk mobilmu. Perawatan ini umumnya tidaklah susah. Hanya saja perlu ketekunan dari pemiliknya agar cover tetap terawat dan terjaga. Tanpa banyak basa-basi lagi, berikut adalah tiga tips merawat cover untuk mobil agar tetap awet dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

  1. Cuci Cover Secara Berkala

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencuci cover mobilmu secara berkala. Ya benar sekali! Cover untuk mobil pun perlu kamu cuci secara berkala. Hal ini dikarenakan cover digunakan untuk menutupi mobilmu secara keseluruhan. Debu dan partikel lain yang seharusnya menempel di permukaan mobil jadi menempel di permukaan cover. Maka dari itulah kamu perlu mencuci cover milikmu.

Caranya gampang. Untuk mencucinya kamu hanya perlu menyiapkan ember kecil, air, dan sabun. Gunakan sabun yang tidak terlalu keras untuk bahan kain. Kamu bisa menggunakan sabun khusus mobil. Pertama, isi ember dengan air. Campurkan sabun yang sudah kamu siapkan. Memasukan cover ke dalam ember dan rendam selama lima menit agar kotoran yang menempel rontok. Setelah itu kamu bisa mengucek cover dengan lembut. Kalau cover sudah mulai bersih, kamu bisa membilasnya dengan air mengalir. Mudah sekali bukan?

2. Keringkan Di Tempat yang Teduh

Hal kedua yang harus kamu lakukan adalah mengeringkan cover untuk mobil di tempat yang teduh. Hal ini dilakukan setelah kamu mencuci covermu atau setelah cover basah karena hujan. Hindari menjemur cover di bawah terik sinar matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan sinar matahari bisa membuat cover cepat lapuk dan rapuh.

Dengan begitu cover bisa jadi mudah robek dan hancur. Maka dari itu hindari mengeringkan cover untuk mobilmu di bawah sinar matahari. Cukup keringkan dengan menggantungnya di tali. Anginkan saja hingga cover tiris dan kering.

3. Simpan Cover Saat Tidak Digunakan

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah menyimpan cover saat tidak digunakan. Saat kamu tidak menggunakan cover, kamu bisa langsung menyimpan cover tersebut. Jangan asal membuka cover dan menggumpalnya serta meninggalkannya begitu saja. Akan ada resiko kerusakan kalau kamu melakukannya seperti itu. Jadi setelah kamu membuka cover, kamu bisa melipatnya dengan rapi menjadi bagian yang kecil. Kalau cover hadir dengan tempat atau sarungnya sendiri, kamu bisa menyimpannya di dalam. Kalau tidak ada kamu bisa menyimpannya di laci mobil atau di bawah kursi agar tetap aman.

Mudah sekali bukan tipsnya? Jangan sampai mobil kamu lecet karena covermu rusak ya!

Aksesoris Bodi Mobil Untuk Ketahanan Mobilmu

Apakah kamu mempunyai aksesoris bodi mobil pada mobilmu? Aksesoris bodi mobil memang merupakan salah satu jenis aksesoris yang sering digunakan oleh pemilik mobil. Hal ini dikarenakan aksesoris bodi yang digunakan pada mobil dianggap efektif untuk menambah, mengubah, dan menjadikan tampilan mobil lebih keren. Selain itu, pemasangan dan pelepasan aksesoris bodi pada mobil juga mudah dilakukan dan bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Jadi penggunaan aksesoris bodi ini tidak akan terlalu menguras biaya kamu.

Di sisi lain, harga dan ketersediaan produk aksesoris bodi ini mudah didapatkan. Harganya tidaklah terlalu mahal dan kamu bisa menemukannya di mana pun. Bisa di toko-toko otomotif atau pusat perbelanjaan. Maka dari itu banyak orang yang menggunakan produk aksesoris bodi mobil ini. Apakah kamu salah satunya? Kalau kamu salah satunya kamu bisa cek tulisan di bawah ini untuk tahu cara merawat aksesoris bodi yang ada pada mobilmu.

Tips Merawat Aksesoris Bodi Mobil Yang Ada Pada Mobilmu

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa merawat aksesoris mobil yang kamu gunakan di mobilmu. Dengan melakukan perawatan ini, kamu bisa menjaga agar aksesoris mobil yang kamu gunakan awet dan bertahan lama. Adapun tips yang bisa kamu terapkan untuk merawat aksesoris pada mobil adalah sebagai berikut.

1. Membersihkan Aksesoris Secara Berkala

Barang apapun pastinya tetap harus dibersihkan. Membersihkan barang membuatnya tetap bersih dan tidak menumpuk kotoran. Sama halnya dengan aksesoris bodi pada mobil yang kamu gunakan. Kamu harus membersihkan aksesoris bodi ini secara berkala.

Apalagi beberapa jenis aksesoris mobil ini memiliki bentuk yang unik sehingga memiliki celah di dalamnya. Celah-celah ini berpotensi menumpuk kotoran. Kalau kotoran sudah menumpuk bisa-bisa kotoran tersebut berkerak dan susah dibersihkan. Pastinya juga akan mempengaruhi tampilan mobilmu. Jadi pastikan kamu membersihkan aksesoris bodi di mobil secara berkala.

2. Mengecek Keterpasangan Aksesoris

Hal kedua yang perlu kamu lakukan adalah memperiksa aksesoris bodi yang kamu pasangkan. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa jenis aksesoris bodi yang menggunakan lem. Penggunaan lem pada aksesoris ini pastinya tidak akan bertahan lama. Hal ini dikarenakan lem yang digunakan bisa saja terkikis dan tidak kuat lagi kalau sudah terpasang dalam waktu yang lama.

Daripada aksesoris yang kamu pasang tiba-tiba terlepas saat mobil dikendarai, ada baiknya kamu mengecek keterpasangan aksesoris tersebut. Kalau aksesoris sudah mulai longgar atau semacamnya, kamu bisa melepas aksesoris itu terlebih dahulu. Bersihkan bekas lem yang telah mengeringkan lalu lem kembali aksesoris tersebut. Dengan begitu aksesoris bisa menempel dengan sempurna. Untuk aksesoris lain yang dieratkan dengan baut, kamu bisa cek kekencangan baut dan murnya.

3. Menggunakan Pelindung

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan untuk merawat dan melindungi aksesoris bodi adalah dengan menggunakan pelindung. Terdapat beberapa pelindung yang bisa kamu gunakan pada aksesoris yang ada di mobilmu.

Contohnya seperti pelindung bumper, pelindung cat, dan berbagai jenis pelindung lainnya. Dengan menggunakan pelindung inilah kamu bisa membuat aksesoris yang kamu pakai jadi lebih awet, tidak mudah rusak, dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama. Nah itulah beberapa cara untuk merawat aksesoris bodi pada mobilmu.

Mudah sekali bukan? Jadi kamu bisa menjaga aksesoris bodimu agar lebih awet dan terawat.

Aksesoris Eksterior Mobil agar Tetap Awet dan Cantik

Bumper adalah bagian aksesoris eksterior mobil yang bisa mempengaruhi penampilan mobil. Bumper yang terawat dengan baik akan membuat tampilan mobil lebih cantik dan semakin keren. Hal itu dikarenakan saat dilihat dari depan, bumper adalah bagian mobil yang akan dilihat pertama kali. Selain memperindah bagian depan mobil, bumper juga memiliki fungsi utama untuk menyelamatkan bagian depan mobil dari tubrukan saat kecelakaan.

Maka dari itu, wajib bagi kamu untuk memperhatikan dan merawat bumper tetap aman saat berkendara. Agar tampilan bumper mobil kamu tetap cantik dan terhindar dari kerusakan, yuk simak tips simpel merawat bumper berikut ini.

  • Hindari Medan Jalan Buruk dan Berbahaya

Tips merawat bumper mobil pertama yang bisa kamu lakukan adalah menghindari zona yang buruk dan berbahaya bagi mobil kamu. Saat berkendara, pilihlah zonanya nyaman sehingga risiko bumper terkena benturan atau kecelakaan lebih rendah. Zona nyaman yang dimaksud adalah jalanan yang memiliki tingkat kecelakaan rendah dan kepadatan lalu lintasnya yang tidak ekstrim. Sebab, potensi bumper bertabrakan dengan kendaraan atau benda-benda terdekat bisa lebih besar saat kamu melintasi medan jalan yang buruk. Jadi, usahakan agar  selalu melintasi jalanan yang aman agar bumper tetap aman.

  • Hindari Polisi Tidur yang Tinggi

Polisi tidur di jalan sebenarnya memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Kelebihan polisi tidur adalah dapat mencegah pengendara baik motor maupun mobil untuk tidak mengebut. Namun polisi tidur ini juga memiliki kekurangan, sebab dapat menyebabkan benturan pada mobil jika kamu tidak hati-hati.

Terlebih jika mobil kamu memiliki shock yang rendah, polisi tidur dapat menyebabkan bumper mobil kamu mudah terbentur atau bahkan tergores. Oleh sebab itu berhati-hatilah saat kamu melintasi polisi tidur. Kurangi kecepatan dengan sedikit mengerem supaya benturan atau goresan tidak terjadi pada bumper kamu.

  • Cek dan Kencangkan Baut Bumper Secara Rutin

Tips merawat bumper mobil selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengencangkan baut bumper mobil secara rutin. Terlebih jika kamu sering melewati jalanan dengan tingkat goncangan yang cukup tinggi, maka sekrup-sekrup bumper pun biasanya akan merenggang secara tidak terduga. Rutin mengecek baut bumper, maka potensi sekrup renggang dan dol pada bumper dapat diminimalisir.

  • Jangan Modifikasi Bumper Terlalu Ekstrem dan Tak Sesuai Spesifikasi

Melakukan modifikasi bumper mobil boleh-boleh saja. Namun kamu harus ingat agar memilih bumper yang sesuai dengan spesifikasi mobil kamu. Jangan mengurangi tinggi bumper dari spesifikasi yang sebenarnya karena dapat membuat bumper menjadi tidak awet dan cepat rusak. Posisi bumper yang terlalu ke atas atau terlalu rendah juga mempengaruhi kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

  • Parkir Mobil di Tempat yang Aman

Agar bumper mobil kamu terawat dengan baik, parkirlah mobil di tempat aman. Sebab, gesekan dengan mobil lain atau dengan benda keras akan membuat bumper mudah tergores. Selain itu bagi kamu yang memiliki bumper dari bahan plastik, hindari parkir di outdoor. Sebab, akan membuat bumper mobil menjadi kepanasan dan membuat warnanya menjadi cepat pudar dan mudah mengelupas. Bumper juga akan lebih cepat kusam jika sering terkena paparan sinar matahari.

Nah, itulah beberapa trik simpel merawat bumper mobil agar awet dan tetap cantik yang bisa kamu terapkan. Jangan sampai salah langkah ya dalam merawat mobil kamu! Yuk gunakan aksesoris eksterior mobil terbaik.

Cover Jok Mobil Kulit Mudah Rusak? Simak Tips Ini!

Jok mobil merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah unit mobil. Jok mobil sendiri berfungsi sebagai tempat duduk pengemudi dan penumpangnya. Sebuah jok mobil yang nyaman akan membuat pengguna mobil merasa nyaman pula. Maka dari itu, banyak pemilik mobil memperhatikan bagian ini lebih dari bagian mobil lainnya. Apakah kamu salah satunya? Kalau kamu salah satunya, itu merupakan hal yang baik. Yuk cek cover jok mobil kulit berikut.

Merawat jok mobil merupakan hal yang harus dilakukan. Terlebih lagi kalau jok mobil kamu terbuat dari kulit. Cover jok mobil kulit biasanya rentan akan kerusakan dan perubahan warna. Itulah alasan mengapa kamu harus rajin membersihkan dan merawatnya. Kalau kamu merupakan salah satu pemilik atau pengguna mobil dan mempunyai cover jok mobil yang terbuat dari kulit, kamu wajib baca tulisan di bawah ini. Di bawah ini kamu akan diinformasikan mengenai cara merawat cover jok mobil yang terbuat dari kulit!

3 Tips Merawat Cover Jok Mobil Kulit Agar Tetap Awet

Sebagai pemilik mobil, kamu harus merawat mobil milikmu. Jangan sampai mobilmu tidak diperhatikan dan berakhir tidak terawat. Apalagi mobil mempunyai banyak sekali bagian dan komponen terpisah. Salah satunya adalah jok mobil. Berikut ini kamu akan diberikan tiga tips merawat cover jok yang terbuat dari kulit.

1. Jaga Kebersihan Cover Jok

Salah satu hal penting yang harus kamu lakukan untuk merawat cover jok mobil yang terbuat dari kulit adalah menjaga kebersihannya. Seperti yang mungkin telah kamu ketahui, bahan kulit mempunyai pori-pori yang berbeda dari bahan lainnya. Mau itu kulit sintetis maupun kulit hewan asli. Pori-pori yang berbeda dari bahan lainnya inilah yang membuat bahan kulit lebih rentan kotor dan menyimpan banyak kotoran.

Kalau sudah seperti ini, cover jok kulit milikmu akan terlihat tidak terawat dan jelek. Maka dari itu, selalu bersihkan cover jok mobil kulit milikmu dengan lap setengah kering setelah pemakaian. Kalau mobil jarang dipakai, tetap bersihkan jok setidaknya seminggu sekali agar mencegah debu dan partikel kecil lainnya menempel.

2. Hindari Menaruh Barang Di Atas Jok

Hal kedua yang bisa kamu lakukan adalah mencegah penempatan barang berlebih di atas jok mobil kamu. Ada kalanya kamu harus membawa barang dalam jumlah yang banyak di dalam mobil. Biasanya, pemilik mobil akan menaruh barang di bagian bagasi. Namun kalau bagasi sudah terlalu penuh atau kamu sekedar malas membuka bagasi, kamu pasti akan menaruhnya di atas jok bukan? Jangan sampai seperti itu ya!

Menaruh barang berlebih di atas jok bisa membuat cover jok kamu cepat rusak. Apa lagi kalau barang tersebut memiliki sudut yang tajam. Bisa-bisa cover jok kamu rusak dan sobek. Jadi pastikan untuk menaruh barang di bagian lain selain jok mobil ya!

3. Gunakan Pelindung Cover Jok Kulit

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan pelindung cover jok kulit. Bahan kulit biasanya memiliki cairan pembersih dan pelindung khusus. kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di toko otomotif atau supermarket. Bersihkan cover jok kulit dengan cairan pembersih khusus ini dan oleskan cairan pelindungnya. Hal ini dilakukan agar debu, kotoran, atau partikel lainnya tidak mudah menempel pada permukaan cover jok mobil.

Nah mudah sekali bukan tipsnya? Pastikan kamu mengikuti semua tips di atas agar cover jok mobil terawat dan tetap cantik.

Cover Jok Mobil Berdasarkan Jenis Bahan Cover

Cover jok mobil memang tidak berhubungan dengan bagian mesin sehingga tidak membahayakan keamanan dalam berkendara. Namun, jok mobil sangat penting untuk kenyamanan bahkan bernilai estetik mobil bagian dalam jika dirawat dengan baik. Oleh sebab itu, jika ini mobil kesayanganmu nyaman dan indah perlu melakukan perawatan secara berkala.

Akan tetapi perawatan ini tidaklah sebarangan, kamu harus tahu terlebih dahulu jok mobil kamu menggunakan cover jenis apa karena perawatan ini berbeda-beda setiap jenis cover. Nah, berikut ini akan dibahas tuntas bagaimana merawat cover jok berdasarkan jenisnya.

  1. Jok Beludru Soft Fabric

Jok beludru biasanya bawaan dari pabrik yang perawatannya cukup mudah. Untuk kamu yang cover jok mobilnya menggunakan beludru perlu menggunakan penyedot debu beserta cairan pembersih untuk membersihkan kotoran. Gunakan penyedot debu jika sekadar membersihkan debu atau kotoran yang tidak terlalu tebal. Namun, jika ingin lebih bersih kamu bisa gunakan sikat yang berbulu lembut dan sikat di bagian yang kotor-kotor saja.

Lalu, keringkan dengan membuka semua pintu agar angin mudah masuk. Perawatan yang lain agar jok beludru lebih awet ialah janganlah memarkir mobil di bawah sinar matahari langsung atau hal ini bisa diantisipasi dengan menggunakan sun visor. Dan lagi, jika jok terkena noda sebaiknya segera dibersihkan sebelum benar-benar melekat. Bersihkan cover jok mobil beludru setidaknya 3 bulan sekali.

  1. Jok Kulit Original atau Genuine Leather

Bahan jok yang menggunakan kulit original bisa menggunakan penyedot debu untuk menjangkau daerah yang sulit. Jika ada noda sebaiknya gunakan bahan palas chamois basah untuk mempermudah pembersihan. Semprot lah bagian yang kotor atau yang ingin dibersihkan lalu segeralah sikat dan kemudian lap menggunakan kain microfiber.

Perlu diketahui cairan yang disemprotkan akan cepat kering dan menjadi noda sehingga cukup semprotkan di bagian yang akan dibersihkan saja. Perawatan untuk cover jok mobil kulit asli sebaiknya menggunakan leather conditioner setiap 3 bulan sekali untuk menjaga kelembaban kulit. Cairan ini bisa diperoleh di toko-toko aksesoris mobil.

  1. Jok Semi Kulit atau Synthetic Leather

Bahan yang digunakan untuk membersihkan jok berbahan semi kulit adalah cairan pembersih khusus semi kulit. Cairan ini sudah banyak tersedia di toko-toko atau bisa juga menggunakan sampo atau pembersih kaca. Bahannya mudah ditemukan, bukan? Tapi jangan gunakan sabun colek, detergen atau alkohol karena akan merusak bahan dan warna kulit. Jika terkena tinta segera bersihkan dengan air hangat sebelum kering dan sulit dihilangkan.

  1. Jok Berbahan Tenun

Cairan untuk jok berbahan tenun pun sangat mudah ditemukan, kamu bisa gunakan sabun pencuci  piring yang sudah dicampur dengan air. Selain itu bisa juga menggunakan air sabun batangan yang dicampur dengan boraks dan air. Jika ingin Semprotkan cairan tersebut setidaknya berjarak 15-20 cm dari jok dan sikat dengan sikat yang berbulu lembut untuk menghilangkan noda. Kemudian bilas dengan air hangat agar tidak merusak bahan tenun. Kamu bisa mengeringkannya dengan kain berserat mikro atau diangin-anginkan begitu saja.

Jadi, itulah beberapa cara merawat jok mobil berdasarkan bahan covernya. Perawatan rutin secara berkala sangat diperlukan untuk menjaga keawetan dan kenyamanan jok. Cover jok mobil sebagus apapun jika tidak dirawat tidak akan indah dipandang dan tak awet. Sebaliknya meski harga jok cover tidak mahal namun dirawat dengan baik maka awet dan nyaman digunakan.

Penyaring Udara Mobil Agar Tetap Awet Dengan Ini

Sebagai penunjang kinerja AC, penyaring udara mobil perlu diperhatikan dan dijaga dengan baik keberadaannya. Pada sebuah mobil, AC menjadi salah satu filter penyejuk yang sangat penting sehingga keberadaannya tidak boleh terganggu atau bahkan rusak. Salah satu cara membuatnya tetap awet adalah dengan memperhatikan kondisi dari penyaring udaranya. Pastikan jika penyaring udaranya tidak terjadi kebocoran atau apapun yang membuatnya rusak.

Pasalnya penyaring udara yang tidak berfungsi atau rusak justru akan membuat mobil menjadi kacau. Bau-bau tak sedap pasti akan menguar ditambah dengan kotoran dan debu yang sebelumnya menempel. Untuk itu, setiap pemilik mobil perlu mengetahui bagaimana tips perawatan paling tepat dari penyaring udara. Nah agar lebih jelas, langsung saja simak beberapa uraian penting berikut ini.

Tips Mudah Merawat Penyaring Udara Mobil Paling Efektif

Membuat penyaring udara tetap bekerja dengan baik adalah hal penting yang perlu diperhatikan oleh setiap pemilik kendaraan. Ada beberapa tips agar penyaring udara yang terdapat di dalam mobil tetap berfungsi dengan baik. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak uraian berikut ini.

  1. Menjaga Karpet Selalu Bersih

Hal paling sederhana untuk merawat penyaring udara mobil adalah dengan menjaga karpet agar tetap bersih. Karpet mobil letaknya memang berada di bagian bawah atau sering kali digunakan sebagai alas kaki. Maka tidak heran apabila potensi menjadi kotor lebih tinggi dibandingkan area atau komponen di dalam mobil lainnya. Pasalnya, apabila saat keluar masuk mobil tidak menjaga kebersihan dengan baik, maka secara otomatis karpet dipenuhi kotoran.

Saat karpet sudah banyak terkontaminasi debu dan kotoran, bisa saja mengganggu proses kerja dari penyaring udara mobil. Apabila terlalu banyak kotoran yang masuk, penyaring udara tidak akan bisa bekerja. Efek yang paling fatal adalah mampu merusak berbagai komponen yang ada di sekitarnya. Jika sudah demikian, tentu kamu akan menghabiskan banyak biaya untuk sekadar memperbaiki penyaring udara.

  1. Mengganti Secara Berkala

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui apabila komponen penyaring udara sebenarnya bisa diganti sesuai dengan tempatnya. Waktu penggantian setiap penyaring udara mobil juga berbeda-beda dan tidak bisa disamaratakan. Hal ini karena setiap mobil menggunakan beberapa jenis penyaring yang berbeda-beda. Jika ingin aman, pastikan untuk menggantinya sama seperti produk sebelumnya atau mencari kualitas paling bagus di atasnya.

Secara umum, waktu yang ideal untuk mengganti penyaring udara ini adalah saat masa-masa 3-4 bulan penggunaan. Namun, perlu juga memperhatikannya berdasarkan tingkat sering tidaknya mobil tersebut dioperasikan. Bisa jadi selama kurun waktu tersebut, mobil tidak terlalu sering digunakan  sehingga penggantian penyaring udara bisa lebih lama lagi.

  1. Rutin Servis dan Cek Evaporator

Evaporator adalah salah satu komponen yang terdapat di dalam AC dan akan menyebabkan semakin cepat bau apabila tidak berfungsi dengan baik. Sebenarnya, antara penyaring udaradengan komponen satu ini saling berhubungan karena cara kerja penyaring berdekatan dengan komponen evaporator. Saat penyaring terlalu banyak menampung kotoran, secara otomatis komponen tersebut akan tersumbat debu dan kotoran yang banyak juga.

Maka solusi yang bisa dilakukan adalah dengan rutin mengecek ataupun melakukan servis komponen evaporator. Pencegahan tersebut lebih baik dilakukan dibanding harus menggantinya dengan komponen baru, meskipun harganya tidak terlalu mahal. Namun tetap saja efisiensi adalah hal penting yang perlu diperhatikan.

Demikianlah beberapa tips perawatan penyaring udarayang bisa kamu perhatikan sendiri. Melalui berbagai tips perawatan tersebut, harapannya setiap pemilik mobil mampu menjaga kebersihan dan komponen yang melekat dengan sebaik mungkin.

Kamera Mobil Agar Gambar Tetap Jernih & Awet

Seiring dengan berkembangnya teknologi, semua barang kita bisa diawasi dari manapun. Maraknya pencurian juga meningkatkan ide dunia teknologi untuk menciptakan kamera pada mobil. Tak hanya untuk itu, kamera pada mobil juga digunakan untuk mempermudah pengguna dalam menyetir khususnya ketika menyetir mobil mundur dan juga parkir. Namun seringkali barang kecil satu ini dianggap barang biasa, padahal perlu untuk dijaga karena fungsinya yang sangat penting pada kendaraan kamu. Nah, berikut akan dijelaskan beberapa cara merawat kamera mobil kesayangan kamu!

  • Jaga Kebersihan

Kebersihan adalah kunci utama agar kamera selalu dalam keadaan yang maksimal. Jadi kamu wajib banget untuk rajin membersihkan kamera di mobil kamu. Cara membersihkannya tidak perlu ribet, hanya cukup gunakan lap dan pembersih kamera saja. Kamu juga bisa menggunakan air biasa atau tissue basah. Namun pastikan pelindung kamera kamu memang sudah terjamin kualitasnya ya, jika di lap menggunakan hal tersebut. Ada beberapa kamera yang memerlukan air khusus, namun ada juga yang hanya butuh air biasa dan akan buram ketika dibersihkan dengan air pembersih khusus. Lalu ketika membersihkan hindari menggunakan penyemprot bertekanan tinggi, karena dikhawatirkan akan menimbulkan bercak pada kamera dan akhirnya jadi cepat rusak.

Adapun kamu juga wajib mengeceknya khususnya ketika kamu pulang dari bepergian melewati jalan berlumpur dan hujan. Air dengan kandungan asam membuat pengikisan yang cepat, sehingga mempercepat kerusakan pada kamera kamu. Jadi pastikan untuk selalu mengelap kamera setelah bepergian dengan cuaca hujan ya. Karena debu, hujan dan lumpur merupakan penyebab perusak utama pada kamera.

  • Hindari Parkir Di Tempat yang Panas Atau Terkena Cuaca Ekstrem

Secara umum barang apapun jika terkena cuaca panas dan dingin secara bergantian secara terus menerus secara ekstrem pasti akan rusak. Hal ini berlaku juga untuk kamera mobil kamu. Jadi pastikan untuk selalu memarkir di tempat yang aman. Jika tidak ada maka pastikan untuk melindungi kamera dengan bahan luar yang tahan panas ekstrem. Umumnya kamera pada mobil pasti sudah diletakkan pada tempat yang pas dan sesuai dengan kebutuhan. Namun jika kamu menambahkan maka pastikan untuk mengenali tempat yang pas dan tepat ya untuk pemasangan kameranya.

  • Lakukan Pengecekan Secara Rutin

Secara umum mungkin kamu akan jarang mengecek kamera pada mobil. Nah dalam hal ini, pengecekan secara menyeluruh sangatlah penting. Siapa yang tahu ternyata pada saat kamu tidak mengecek dan rusak malah ada apa-apa dengan mobil kamu? Kamu bisa mengeceknya sendiri ataupun dibawa ke tempat perawatan mobil dan pengecekan semua aksesoris mobil. Jika kamu pasang kamera sendiri, kamu juga bisa membawanya ke bengkel tempat kamu beli aksesoris mobil untuk pengecekan kamera mobil kamu secara lebih maksimal. Kamu juga bisa melakukan pengecekan sekaligus dengan proses service mobil dan cuci mobil ya.

Sudah lengkap kan? Itu tadi beberapa tips merawat kamera pada mobilmu. Kalau kamu melakukan ketiganya, dijamin kamera pada mobil kesayangan kamu pasti aman dan awet dalam jangka waktu yang panjang. Dan berkendara juga lebih aman dan nyaman dengan kamera yang tetap aktif dengan gambar yang jelas bukan? Tidak mudah untuk merawat, asal kamu mau melakukannya ya. Jadi jangan malas menjaga mobil kesayangan kamu ya. Selamat mencoba!

GPS Mobil Tahan Lama? Perhatikan Tips Berikut!

Memasang GPS pada mobil sudah bukan hal yang aneh atau berlebihan. Demi keamanan GPS diciptakan dengan perkembangan teknologi untuk mempermudah kamu para pemilik mobil dan menjaga keamanan dari mobil kesayangan kamu. Maraknya pencurian kendaraan membuat GPS mobil semakin banyak diminati.

Tak hanya itu perkembangan teknologi juga membuat GPS bisa melakukan banyak hal dan dimonitor dari jauh. Oleh karena pentingnya GPS pada mobil di era modern ini, maka kamu perlu tahu bagaimana menjaga agar GPS mobil kamu lebih awet dan tahan lama. Perhatikan beberapa tips berikut untuk lebih jelasnya!

  • Kenali Jenis GPS

Umumnya perangkat GPS sebenarnya tidak tahan air, bahkan meskipun dikatakan tahan air. Oleh karena itu kamu perlu benar-benar meletakkannya di bagian mobil yang tidak terkena hujan. Pastikan juga untuk mengenali bahwa jenis karet pelindung pada GPS hanya berfungsi untuk melindungi dari debu dan juga menghindari GPS basah akibat keringat dari tangan. Jadi jangan lupa untuk tetap mengecek kondisi GPS kamu ya, hindarkan dari segala jenis air.

  • Pastikan Port USB Tertutup Rapat Saat Digunakan

Port USB merupakan bagian yang terpenting, karena jika sampai rusak maka kamu tidak akan bisa menyambungkan perangkat GPS kamu dengan komputer. Jadi wajib banget untuk kamu memastikan port USB tertutup khususnya ketika berada di lapangan. Hal ini untuk melindungi port dari debu yang masuk atau bahkan dari segala macam bentuk butiran lain yang dapat menyebabkan korosi. Dan kurangi membuka tutup port kecuali saat dibutuhkan.

  • Hindari Menggabungkan Baterai Lama dan Baru

Mengenai masalah daya, pastikan untuk tidak mencampur baterai lama dan baru pada satu GPS. Jika kamu merasa perlu menggantinya maka gantilah langsung secara bersamaan. Penggunaan baterai lama dan baru secara bersamaan dapat mempercepat kerusakan karena daya yang digunakan akan menjadi tidak seimbang.

Hal ini juga dapat mengganggu stabilitas arus listrik pada saat GPS kamu digunakan. Jangan pula mencampur jenis baterai yang berbeda dalam satu GPS. Jika kamu sudah menggunakan jenis baterai Alkaline misalnya, maka jangan gunakan baterai alkaline digabung dengan baterai isi ulang. Hal ini dikarenakan bahan kimia pada setiap baterai berbeda, dan ini dapat menyebabkan kerusakan pada GPS kamu.

  • Simpan Di Tempat yang Kering

Dan cara perawatan yang berikutnya adalah bagaimana kamu menyimpan. Pastikan jika ingin disimpan maka lepaskan baterai yang ada di dalam GPS. Jangan sampai membiarkannya tak digunakan dengan baterai di dalam, karena kandungan bahan kimia pada baterai bisa menyebabkan kerusakan. Setelah itu, kamu bisa meletakkan GPS di tempat yang kering. Hindari menyimpan di tempat yang lembab.

Untuk satu ini kamu bisa juga menggunakan dry box sebagai tempat menyimpan GPS. Hal ini akan menjaga GPS kamu tetap dalam kondisi yang aman dan awet. Kamu juga bisa meletakkannya di dalam case atau sarung pelindung untuk menghindari terjadinya goresan atau sebagai proteksi tambahan ketika menyimpan GPS kamu.

Sudah tahu kan bagaimana cara merawat GPS mobil yang benar. Pastikan untuk melakukan tips-tips di atas agar kamu bisa menggunakan GPS kamu untuk jangka waktu yang lama. Rawat GPS kamu untuk memudahkan aktivitas berkendara kamu dengan aman dan nyaman ya. Selamat mencoba tips-tips di atas ya!

Charger Mobil & Tips Perawatan yang Tepat

Hobi melakukan road trip? Atau mungkin ini jadi pengalaman road trip pertamamu? Nah, kalau ini jadi perjalanan tur mobil pertama buat kamu, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Salah satunya adalah perangkat charger mobil. Charger dibutuhkan buat mengisi daya baterai smartphonemu saat sedang menempuh perjalanan jauh. Bahkan, kamu juga bisa menggunakan charger tersebut buat mengisi daya powerbank.

Kehadiran car charger memang nggak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, kalau kamu termasuk orang yang aktif banget dalam menggunakan Instagram atau media sosial lainnya. Maka, kamu akan terus berinteraksi dengan smartphonemu. Walaupun charger mobilmu penting, ternyata masih banyak lho orang yang nggak paham cara perawatan charger tersebut. Padahal, hal itu penting banget. Apalagi, mengingat kamu harus keluarkan budget lebih seandainya charger tersebut rusak. Makanya, simak ulasan tips menjaga agar perangkat charger mobilmu ini bisa tetap awet.

  • Cabut Kabel USB Charger Setelah Baterai Smartphone Terisi Penuh

Hal ini memang kedengaran sepele banget. Tapi, ini penting banget lho supaya charger mobil milikmu awet. Charger ini menggunakan daya aki untuk menghasilkan listrik. Masalahnya, aki tersebut juga penting banget buat menjaga agar mesin mobil tetap beroperasi. Jadi, bijak-bijaklah dalam menggunakan car charger ini.

Setelah baterai smartphone dan powerbank terisi penuh, segera cabut kabel USB dan simpan di laci mobil. Jangan membiarkan kabel USB menjuntai begitu saja. Soalnya, hal itu bisa bikin charger terus mengalirkan daya listrik. Akibatnya, listrik dari aki pun jadi lebih cepat habis. Nggak mau kan kalau mobil mendadak mogok. Sedangkan, kamu berada di wilayah yang relatif sepi. Ihhh, jangan sampai deh!

  • Pastikan Kamu Menggunakan Charger yang Kompatibel dengan Perangkat Gawaimu

Supaya charger mobil milikmu awet, jangan lupa buat memastikan kompatibilitasnya dengan gadget yang kamu pakai. Sebelum membeli, ada baiknya kamu cari tahu lebih teliti tentang spesifikasi yang dimiliki charger tersebut. Pastikan perangkat tersebut punya output voltase yang sesuai dalam mengisi baterai smartphone atau perangkat elektronik lainnya dengan optimal.

Memilih charger dengan kapasitas output yang terlalu kecil bisa bikin proses charging jadi lebih lama. Chargermu juga bakal menyedot lebih banyak daya listrik. Akibatnya, aki mobil jadi gampang habis. Sebaliknya, charger dengan daya output yang terlalu besar juga bisa bikin smartphonemu rusak gara-gara overcharging.

  • Hindari Mengisi Daya Baterai Terlalu Lama

Tips ini nggak jauh beda dengan saat kamu mengisi daya baterai dengan charger smartphone di rumah. Ya, mungkin saja kamu lagi girang-girangnya menjajal perangkat charger mobil ini. Alhasil, kamu jadi giat banget mengisi ulang daya baterai smartphonemu. Baterai baru habis sedikit sudah kamu charge lagi. Atau, bisa jadi kamu malah membiarkannya tersambung dengan charger lebih lama.

Tujuannya, mungkin supaya baterai smartphone bisa lebih tahan lama, ya? Tapi, yang ada justru sebaliknya! Baterai smartphonemu bisa-bisa mengalami overcharge. Kalau sudah begitu, bisa-bisa baterai gawaimu jadi rusak dan malah lebih cepat habis. Selain itu, car chargermu juga bisa jadi lebih gampang rusak. Akan lebih baik jika kamu mencabut kabel USB chargermu saat baterai smartphone hampir penuh. Dengan begitu, kamu dapat mencegah terjadinya overcharging.

Itulah beberapa tips agar charger mobil menjadi awet. Dengan melakukan tips ini, nggak hanya chargermu saja yang jadi lebih tahan lama. Baterai smartphone atau powerbank kamu pun juga jadi nggak kalah awet. Semoga informasi di atas bermanfaat buat kamu.

Alat Elektronik Mobil dan Fungsi Kamera Mobil

Kamera bisa dibilang merupakan salah satu alat elektronik mobil yang banyak peminatnya. Sebab kamera memiliki manfaat yang sangat besar walaupun pemasangannya terutama untuk kamera depan belum diwajibkan pada setiap kendaraan. Lalu kamera mobil apa saja yang ada di pasaran? Apa fungsinya? Mari simak yang berikut ini.

  1. Kamera Dashcam

Teknologi yang dapat menunjang keselamatan saat berkendara terus berkembang, salah satunya adalah dashcam. Pemasangan alat elektronik mobil ini memang bagi sebagian orang masih dianggap kurang perlu, padahal memiliki beberapa keunggulan, lho. Antara lain:

-Memiliki cara kerja mirip CCTV

Cara kerja dan fungsi dari dashcam memang kurang lebih sama dengan CCTV. Sebab kamera ini akan merekam semua kejadian saat mobil bergerak yang kemudian akan disimpan di dalam memori untuk beberapa lama. Dan dashcam bisa bekerja dengan cara mengambil listrik dari mobil. Jadi saat mobil dihidupkan maka kamera langsung mendapatkan daya dan akan langsung merekam.

-Sebagai bukti bila terjadi insiden

Ya, jenis kamera ini akan sangat bermanfaat jika terjadi insiden di jalan, contohnya insiden tabrak lari. Atau bisa juga sebagai bukti jika pengemudi lain menyerempet mobil. Dengan adanya bukti rekaman yang ada kamu bisa meminta pertanggungjawaban.

-Untuk keamanan saat mobil terparkir

Dashcam ada yang dilengkapi dengan fitur gerak. Fitur tersebut sangat bermanfaat saat mobil dalam keadaan diam alias terparkir. Dengan alat elektronik mobil ini kamu bisa mengetahui keadaan mobil, sehingga bila terjadi pergerakan sekecil apapun disekitar mobil, kamera secara otomatis akan langsung aktif.

-Dilengkapi fitur GPS

Beberapa dashcam juga dilengkapi fitur GPS dan pengukur kecepatan. Untuk fitur pengukur kecepatan bermanfaat untuk merekam akselerasi dan kecepatan mobil. Nah, buat yang punya usaha rental mobil, fitur GPS membuat kamu mengetahui ke mana saja kendaraan berjalan saat di sewa.

  1. Kamera Interior

Bila jenis kamera lainya menghadap ke bagian depan maka untuk kamera interior untuk memfokuskan rekaman atau gambar di bagian dalam mobil. Kamera interior pada umumnya digunakan oleh keluarga yang mempunyai anak kecil. Sebab dapat membantu orang tua untuk mengawasi anak-anak yang ada di kursi penumpang. Pada umumnya juga dilengkapi fitur GPS jadi bisa dilacak bila mobil hilang.

  1. Kamera Dua Channel

Jika pada dashcam hanya dipasang pada bagian depan, untuk jenis kamera ini selain dipasang pada bagian depan juga dipasang dibagian belakang mobil. Sehingga dapat merekam dari berbagai penjuru. Sangat bermanfaat apabila terjadi kecelakaan karena bisa membantu proses penyelidikan. Dan penyebab kecelakaan pun bisa diketahui dengan lebih mudah. Jenis kamera ini juga berguna pada mobil atau truk yang membawa barang ekspedisi. Sebab bila menjadi korban bajing loncat bisa menjadi barang bukti.

  1. Kamera Mundur

Kamera mundur pada umumnya dipakai buat orang yang baru saja bisa mengemudikan mobil. Sebab bisa membantu untuk lebih memudahkan saat parkir. Selain itu kamera mundur juga bermanfaat untuk:

-Memantau kondisi di belakang kendaraan saat di perjalanan. Terutama saat terjebak kemacetan sehingga bisa melihat lebih pasti jarak antara mobil kamu dengan kendaraan lain di belakang.

-Membantu saat memarkir kendaraan di tempat yang sangat minim pencahayaan.

-Membantu melihat kondisi di belakang saat hujan lebat.

Itulah beberapa jenis kamera yang bisa melengkapi mobil kesayangan kamu. Bagaimana, tertarik menggunakannya?