Cara Mengendarai Mobil Manual yang Benar

Setiap orang memiliki selera masing-masing dalam hal memilih kendaraan pribadinya, terlebih untuk memudahkan kepentingannya sehari-hari. Selera ini biasanya didasarkan atas pertimbangan yang beragam, seperti dari segi kebutuhan maupun sekedar keinginan. Begitu pun pada saat memilih mobil sebagai kendaraan pribadimu, pastinya kamu mempertimbangkan berbagai hal. Lebih mengutamakan kegunaan atau kepentingan atau pada style. Apalagi saat ini mobil sudah tersedia dengan beragam pilihan. Secara umum ada dua tipe mobil yaitu manual dan matic. Kedua-duanya dirancang dengan kelebihan masing-masing. Cara mengemudikannya pun juga berbeda. Simak cara mengendarai mobil manual yang benar yuk agar perjalanan tetap nyaman.

Dalam mengendarai mobil manual khususnya ada beberapa hal yang perlu kamu pahami. Terlebih pada pantangan atau larangan apa saja yang harus kamu hindari pada saat mengendarai mobil manual. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan serta keamanan pada saat berkendara. Jika sampai salah langkah sedikit saja pada saat mengendarai mobil tentu akan membuatmu tidak nyaman, dan yang paling parah akan membahayakan keselamatan. Tentunya kamu tidak menginginkan hal seperti itu bukan? Maka dari itu, perhatikan larangan-larangan pada cara mengendarai mobil manual berikut ini.

Larangan Pada Cara Mengendarai Mobil Manual

Masing-masing tipe mobil pasti memiliki perbedaan pada setiap pirantinya. Pun pada pengoperasiannya. Untuk itu, kamu harus tahu dengan pasti apa tipe mobilmu. Jika kendaraan pribadimu dengan tipe mobil manual ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan pada saat mengendarainya. Agar kamu dapat berkendara sesuai dengan SOP mobilmu, perhatikan larangan apa saja pada cara mengendarai mobil manual berikut ini.

  • Terlalu Berpacu pada Pedal Rem

Rem memang berperan penting untuk memberhentikan laju mobil kamu. Namun, jika kamu hanya mengandalkan fungsi rem saja pada saat menghentikan mobilmu juga akan membuat rem mobilmu cepat aus atau rusak.  Untuk mengurangi beban rem mobilmu, kamu juga boleh banget lho memanfaatkan piranti engine brake pada mobilmu, selain membantu mengurangi beban pada rem juga akan sangat bermanfaat untuk menghemat bahan bakar.

  • Terlalu Mengandalkan Gas untuk Menambah Kecepatan

Fungsi gas memang untuk membuat mobil mau berjalan, jika kamu menambah injakan gas juga akan membuat mobil berjalan lebih cepat. Namun, menambah kecepatan dengan hanya mengandalkan gas ini tidak bagus untuk mesin mobilmu dalam jangka Panjang. Bahkan jika kamu menginjak gas sampai mentok, tentunya itu harus kamu hindari. Jika kamu ingin menambah kecepatan mobilmu lebih baik gunakan gigi mobilmu dengan cara menaikkannya.

  • Menekan Kopling pada Saat Melakukan Pengereman

Apakah kamu masih sering menekan kopling pada saat mengendarai mobil manual? jika iya, sebaiknya jangan lakukan itu lagi. Sebenarnya hal ini tidak perlu, bukan untuk membuat pengereman aman dan benar, malah akan membuat beban rem mu semakin berat. Jika sudah demikian maka lama kelamaan mesin mobilmu juga akan cepat bobrok. Dan perlu kamu ketahui bahwa fungsi utama kopling itu sendiri adalah menghentikan koneksi antara transmisi dan mesin, jadi sangat tidak tepat untuk fungsi pengereman itu sendiri.

  • Menjalankan Transmisi secara Sembarangan

Dalam mengatur kecepatan mobil hal yang perlu kamu lakukan adalah menyesuaikannya dengan gigi mobilmu sehingga mobil berjalan dengan halus dan nyaman. Bukan dengan menggunakan transmisi secara berlebihan. Gigi disetting memang untuk mengatur kecepatan sesuai yang kamu inginkan. Akan sangat salah kaprah jika kamu mengandalkan transmisi untuk mengatur kecepatan, yang ada malah akan membuat bahan bakar mobil semakin boros.

Larangan-larangan yang telah diuraikan di atas tidak hanya bagus untuk keselamatan kamu saat berkendara. Tetapi juga baik untuk menjaga keawetan mesin serta hemat bahan bakar. Sehingga dengan selalu memperhatikan pantangan-pantangan tersebut berkendara akan lebih aman juga hemat biaya.

Cara Mengendarai Mobil Matic Aman Untuk Pemula

Di zaman sekarang, masyarakat banyak yang lebih memilih mobil matic supaya nggak capek saat mengendara di jalanan yang macet. Beberapa orang masih ragu untuk mengendarai mobil matic karena tidak tahu cara yang benar. Hal ini dikarenakan karena masih banyak orang yang belum memahami cara kerja dari mobil matic tersebut. Padahal di zaman ini, mobil matic sudah banyak digemari masyarakat kita.

Hal ini dikarenakan mobil matic dianggap lebih gampang dan nyaman ketika dibawa. Meskipun dikatakan bahwa mobil matic jauh lebih gampang, namun masih banyak yang belum memahami cara mengendarai mobil matic dengan aman dan benar. Berikut adalah cara mengendarai mobil matic bagi kamu yang baru belajar.

  1. Menjaga Konsentrasi

Menjaga konsentrasi sangat penting dalam mengendarai mobil matic di jalanan. Ketika sedang berada di jalanan, tetaplah konsentrasi mengendarai mobil. Saat kamu sedang mengendarai kendaraan, perhatikan keadaan sekitar lewat spion.

  • Memahami Posisi dan Urutan Tuas

Hal paling penting yang harus kamu pahami sebagai pemula ketika menggunakan mobil matic adalah memahami urutan tuas. Biasanya tuas di mobil matic memiliki barisan kombinasi huruf dan angka. Kalau kamu berkendara di dalam kota, biasanya melaju dengan kecepatan normal dan jalur yang dilewati nggak terlalu macet, kamu sebaiknya memilih untuk menggunakan D.

Ketika berada di traffic light kurang dari 20 detik, sebaiknya kamu berpindah ke posisi netral dengan huruf N. kalau kamu ingin memindahkan tuas ke posisi D, sebaiknya terlebih dahulu kamu menginjak pedal rem supaya mobil nggak nggak melaju kencang tanpa kendali. Kalau kamu sedang berada di tanjakan, pastikan bahwa tuas transmisi ini ada di L supaya tarikan mobil lebih smooth.

Biasanya mobil matic memiliki tombol kecil yang ketika ditekan, maka pada layar speedometer bisa muncul tulisan berwarna kuning. Fitur hold ini gunanya untuk penguncian posisi gigi. Tombol ini bisa kamu operasikan saat posisi berada di D. Fitur ini akan mengunci di gigi 2 dan 3 dan dapat menghemat bahan bakar.

  • Mengenali Fitur Mobil

Kamu nggak cukup hanya tahu soal perpindahan tuas, tetapi juga harus mengenal banyaknya fitur mobil yang kamu gunakan. Kamu harus mengetahui dimana letak lampu sign. Kalau kamu sampai nggak tahu tentang dimana fitur mobil yang kamu bawa, maka kamu harus mengetahui letak lampu sign. Hal ini akan berbahaya bagi orang lain saat mengendarai mobil di jalanan raya.

  • Tidak Perlu Panik

Kesalahan yang seringkali dilakukan ketika mengendarai mobil matic adalah seringkali panic. Kamu nggak seharusnya khawatir ketika membawa mobil. Seringkali saat memindahkan transmisi dan saat menginjak pedal gas dan rem. Ada beberapa kecelakaan kasus mobil matic dikarenakan salah dalam menginjak pedal rem dan mesin. Yang paling utama dalam mengendarai mobil matic dengan aman dan benar adalah dengan hati-hati dan selalu memperhatikan keadaan di sekitar kendaraanmu.

  • Memahami Pergerakan Mobil

Kamu juga harus memahami pergerakan mobilmu. Sebagai seorang pengemudi, kamu harus benar-benar memahami pergerakan kendaraan yang kamu bawa. Ketika kamu akan belok, roda kemudi tentu harus diputar.

  • Menjaga Jarak

Saat kamu mengendarai mobil matic, kamu juga perlu menjaga jarak dengan kendaraan lain agar terhindar dari tabrakan. Karena seringkali banyak yang salah dalam menginjak pedal, maka ditakutkan apabila kurang menjaga jarak bisa mengakibatkan tabrakan yang luar biasa.

Nah, itulah beberapa cara mengendarai mobil matic yang perlu kamu ketahui.

Tips Belajar Mobil Manual Mudah Dilakukan!

Mobil menjadi salah satu kendaraan pribadi yang menarik untuk dipelajari. Bagi kamu yang belum bisa mengendarai mobil dan ingin belajar menyetir, ada baiknya kalau kamu mulai dengan mobil manual. Kalau kamu sudah mahir menggunakan mobil manual, pastinya kamu akan mudah untuk belajar mobil matic karena mobil matic tidak serumit mobil manual. Yuk simak tips belajar mobil manual yang mudah untuk dipraktekkan.

Namun banyak sekali orang yang menyerah saat belajar mengendarai mobil manual. Alasannya adalah mobil manual dianggap susah untuk dikendarai. Terutama saat kamu harus menyeimbangkan injakan kakimu pada pedal kopling dan pedal gas. Padahal kalau kamu coba belajar benar-benar, mengendarai mobil manual tidak sesulit yang kamu bayangkan kok. Kalau kamu penasaran, kamu bisa cek tips belajar mobil manual di bawah ini!

Tips Belajar Mobil Manual Untuk Kamu yang Pemula

Terdapat beberapa tips belajar mobil manual yang bisa kamu ikuti. Tips ini bisa membantumu belajar mengendarai mobil manual dengan lebih cepat.

1. Kenali Fitur Pada Mobil Manual

Hal pertama yang sebaiknya kamu lakukan sebelum mulai belajar menyetir mobil manual adalah mempelajari seluruh fitur mobil manual. Pasalnya, setiap merek mobil manual memiliki fitur yang berbeda-beda. Misalnya, ada mobil dengan tuas lampu sign yang berada di sebelah kanan kemudi sedangkan pada merek lain terdapat pada sebelah kiri kemudi.

Hal-hal seperti inilah yang harus kamu pelajari sebelum belajar menyetir. Hal ini dilakukan agar kamu tidak bingung saat belajar mengendarai mobil manual. Perhatikan juga fungsi tombol lampu hazard, klakson, rem tangan, dan lainnya. Selain itu, hafalkan posisi perpindahan persneling atau gigi mobil. Selain menghafalkan fungsinya kamu juga harus menghafalkan cara memindah gigi. Misalnya dari posisi netral ke angka 1 sampai 5 atau ke posisi “R” untuk membuat mobil mundur.

2. Belajar Untuk Menyeimbangkan Pedal Kopling dan Gas

Hal kedua yang bisa kamu lakukan adalah menyeimbangkan pedal kopling dan gas. Keseimbangan antara injakan pedal gas dan kopling merupakan kunci kelancaran mengemudikan mobil manual. Saat kamu mau menjalankan mobil dari posisi parkir, tempatkan kaki kiri pada pedal kopling dan kaki kanan pada pedal rem. Pastikan tangan kirimu siaga di tuas rem tangan. Selanjutnya turunkan rem tangan sambil melepas injakan pada peda kopling secara bersamaan. Lepaskan juga kaki kanan dari pedal rem.

Lakukan secara perlahan hingga kamu merasakan mobil mulai bergerak. Rasakan pergerakan mobil lalu injak pedal gas perlahan. Mungkin di awal kamu belajar mesin mobil akan sering mati mendadak karena pelepasan pedal kopling dan penginjakan pedal gas tidak seimbang. Namun itu adalah hal yang wajar. Kamu hanya perlu mengulang-ngulang teknik ini hingga terbiasa.

3. Berlatih Memutar Kemudi

Setelah kamu sudah terbiasa menyeimbangkan kopling dan gas, kamu sekarang bisa fokus untuk mengontrol kemudi. Untuk mengontrol kemudi, kamu harus fokus untuk memperkirakan gerak ban. Hal ini dilakukan agar mobil tidak belok terlalu melebar atau kurang berbelok. Kamu bisa melakukan latihan memutar kemudi ini di lapangan terbuka atau di jalanan perumahan yang tidak banyak kendaraan lalu lalang. Ketika ingin berbelok, putarlah kemudi secara halus.

Rasakan pergerakan ban ketika mobil mulai menikung atau berbelok. Kalau kamu rasa kurang membelok, tambah putaran setirnya. Kalau mobil sudah hampir sejajar dengan garis jalan, putaran kemudi kembali ke arah berlawanan. Lakukan hal ini sampai kamu mahir.

Mudah sekali bukan? Jadi sudah siap untuk belajar mengendarai mobil manual?

Tips Berkendara Jarak Jauh Sendirian Bagi Pemula

Harus berkendara dengan mobil dalam jarak jauh dan harus sendirian pula? Kalau ini yang pertama kalinya buatmu, pasti ada beberapa kekuatiran yang cukup membebanimu. Yuk simak tips berkendara jarak jauh untuk kamu yang masih pemula.

Jika benar-benar tidak bisa dihindari, maka ada beberapa tips yang harus dilakukan agar berkendara sendiri dalam jarak jauh bisa tetap aman, nyaman dan lancar. Simak tipsnya di bawah ini.

Cek Kondisi Kendaraan

Yang paling penting saat akan berkendara jauh adalah kondisi kendaraan. Pastikan mobilmu berada dalam kondisi prima agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah perjalanan. Beberapa hal yang wajib dicek adalah:

1. Oli

Pastikan volumenya cukup dengan menggunakan stik oli. Jika berada di garis L atau setidaknya sedikit di bawah garis F, maka masih aman. Tapi jika di bawah itu, maka tambahkan secukupnya.

2. Air Radiator

Pastikan air radiator dalam keadaan penuh. Lalu sekalian cek kondisi selang radiator, bila terdapat retakan atau menggelembung maka sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Hal ini untuk menghindari selang pecah atau rusak di tengah jalan. Pastikan juga sambungannya tertutup rapat agar tidak terjadi kebocoran.

3. Selang Bensin

Pastikan selang bensin dan filter bensin juga dalam keadaan baik, tidak retak atau bocor, dan filter tidak tersumbat.

4. Aki

Pastikan aki mobil dalam keadaan bersih dari kerak dan kotoran. Level air aki juga harus cukup untuk perjalanan jauh. Jika dirasa kurang, tambahkan dengan air aki murni.

5. Rem

Periksa volume oli rem apakah cukup atau tidak. Pastikan juga kampas rem bersih dan tidak ada kotoran yang melekat. Selain itu, kampas rem juga ketebalannya harus masih layak untuk digunakan dalam perjalanan jauh.

Selain kelima hal di atas, hal-hal yang harus diperiksa kondisinya adalah ban mobil, lampu mobil apakah bekerja dengan baik di malam hari, wiper untuk membersihkan jendela dari air hujan, dan lain-lain.

Tidur yang Cukup

Bukan hanya kondisi mobil yang harus diperhatikan, kondisi pengemudi pun harus dijaga. Istirahat yang cukup sehari sebelum melakukan perjalanan, sehingga di tengah jalan tidak mudah mengantuk dan bisa tetap berkonsentrasi dengan baik.

Posisi Mengemudi yang Aman dan Nyaman

Menyetir dalam jarak dekat maupun jauh membutuhkan posisi yang nyaman. Karena itu, sebelum mulai berkendara pastikan posisimu sudah nyaman. Dapat melihat melalui spion belakang dan spion samping dengan jelas dan leluasa, posisi kaki juga nyaman.

Bawa Bekal yang Cukup

Melakukan perjalanan sendiri artinya kamu harus mengurus diri sendiri dalam segala hal. Pastikan membawa bekal yang cukup selama perjalanan. Contohnya seperti minuman yang cukup, makanan kecil, dan yang tak kalah penting adalah obat-obatan yang kira-kira kamu butuhkan selama perjalanan.

Siapkan Musik Favorit dan Akses Internet yang Lancar

Untuk menemani perjalanan sendirian, musik akan sangat berguna agar kamu tidak bosan. Radio di setiap kota akan berbeda-beda, karena itu pada suatu jarak maka frekuensinya akan hilang.

Cara paling mudah adalah mendengarkan musik dari aplikasi musik. Karena itu dibutuhkan akses internet yang lancar. Mendengarkan musik favorit akan menghindarkanmu dari rasa bosan dan kantuk.

Istirahat Sesaat Jika Sudah Terlalu Lelah

Manfaatkan rest area jika kamu melewati jalan tol. Jika terasa sudah sangat lelah dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, istirahatlah sesaat. Jangan lupa ke sempatkan ke toilet juga agar kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman.

Perjalanan jauh sering kali menjadi momok untuk kamu, tapi coba kamu ikuti tips di atas. Semoga bisa bermanfaat ya!

Cara Mundur di Tanjakan dengan Mudah

Bagi para pengemudi yang masih belum berpengalaman, menyetir dalam kondisi tanjakan adalah hal yang cukup sulit untuk dilewati. Pasalnya medan tanjakan membutuhkan beberapa teknik ataupun trik-trik khusus yang mungkin saja belum dikuasai caranya sama sekali. Tidak hanya pada proses menyetir saja, cara mundur di tanjakan juga sering kali menjadi hal yang dirisaukan oleh para pengemudi.

Sebenarnya, dengan sedikit latihan saja masalah tanjakan bisa diatasi dengan mudah. Namun terkadang tidak semua pengemudi bisa menguasai teknik berkendara dengan cepat. Apalagi beberapa mobil ada yang memiliki bagian mesin berbeda-beda sehingga cukup sulit untuk memahaminya. Nah, tidak perlu gugup, berikut ini ada beberapa cara agar bisa mundur dengan sempurna saat berada di tanjakan.

Coba Praktikkan! Begini Cara Mundur di Tanjakan yang Aman

  1. Perhatikan Tingkat Kemiringan Tanjakan

Hal pertama yang perlu diperhatikan terkait cara mundur di tanjakan adalah melihat kondisi jalan atau tanjakan yang akan dilewati. Pastikan dulu tingkat kemiringannya agar kamu tidak kelabakan ketika tiba-tiba sudah mendekati tanjakan tersebut. Jika tanjakan tidak terlalu ekstrim, gunakan saja persneling sedang. Namun, saat tanjakan sangat ekstrem, lebih baik gunakan gigi rendah.

  1. Cek Kapasitas di dalam Kendaraan Aman

Cara mundur di tanjakan juga harus dikaitkan dengan kapasitas di dalam kendaraan. Alasannya, semakin berat kapasitas kendaraan, maka proses mundur juga akan semakin sulit, apalagi ketika beban di bagian belakang lebih besar dibandingkan yang di depan. Untuk itu, akan lebih efektif apabila kamu tidak hanya mengatur masalah beban di dalam kendaraan, tetapi juga posisi duduk yang seimbang.

  1. Imbangi dengan Rem Kaki

Setelah memperhatikan tingkat kemiringan tanjakan dan kapasitas di dalam kendaraan, cara mundur di tanjakan yang selanjutnya adalah dengan mengimbangi rem kaki. Dalam kondisi ini, pengereman kaki adalah hal yang sangat penting karena apabila tidak mampu dikuasai dengan baik akan sangat sulit untuk mengontrolnya. Oleh karena itu, sebelum bepergian pastikan sudah mengecek setiap bagian mesin secara maksimal.

  1. Kuasai Teknik-teknik Mengemudi

Jika kamu adalah seorang pengemudi pemula, sangat penting untuk menguasai teknik-teknik mengemudi dengan baik. Apalagi untuk bisa menguasai teknik mundur di tanjakan kamu tidak bisa mengandalkan kemampuan mengemudi yang hanya biasa-biasa saja. Untuk itu, pastikan kamu sudah menguasai teknik pengereman, mengontrol gas, dan sebagainya dengan baik.

  1. Buka Kopling Secara Keseluruhan

Hal yang kadang masih sering dilewatkan oleh para pengendara adalah membuka bagian kopling secara keseluruhan. Kebanyakan masih lupa atau kadang tidak sadar apabila hanya membuka kopling sebagian, padahal hal itu justru bisa membuat kopling menjadi selip atau bahkan habis. Setelah membuka kopling secara keseluruhan, cara mundur di tanjakan pasti bisa kamu lewati dengan sangat mudah.

  1. Yakin dalam Mengemudi

Ketika seseorang merasa gugup, otomatis konsentrasinya tidak akan bisa fokus penuh. Hal ini juga bisa terjadi ketika kamu masih merasa takut melewati medan tanjakan. Saat tingkat kemiringan tanjakan sudah dipastikan dengan baik, kamu hanya perlu percaya diri saat mengemudi. Tidak perlu merasa gugup atau khawatir tentang hal yang belum tentu terjadi karena itu semua hanya membuat proses menyetir menjadi terganggu.

Nah, itulah beberapa cara mundur tanjakan yang bisa kamu perhatikan dan persiapkan sebelum berangkat mengemudi. Tanpa persiapan dan memahami teknik-teknik mengemudi yang benar, kamu sudah pasti akan kesulitan menghadapi berbagai medan yang ada di jalanan. Untuk itu, daripada kesulitan di tengah jalan, lebih baik mempersiapkannya dulu dengan maksimal.

Cara Mengemudi di Tanjakan Paling Efektif

Tips dan cara mengemudi mobil di tanjakan sangat berguna bagi kamu yang akan pergi berlibur ke dataran tinggi. Mungkin kamu pernah melihat ada kendaraan yang tiba-tiba mundur ketika berada di tanjakan, sungguh sangat berbahaya bukan. Tidak seperti mengemudi di jalanan yang datar, mengemudi di jalan tanjakan tentunya lebih sulit dan harus terampil. Apalagi jika mobil yang kamu kendarai memiliki transmisi manual.

Sebenarnya apa yang membedakan mengemudi di jalur biasa dan tanjakan. Bedanya jika kamu mengemudi di jalan yang datar, kamu tidak perlu banyak menggunakan kopling, rem, dan gas. Berbeda dengan mengemudi di jalan tanjakan dimana posisi gigi persneling 2 atau 3 sudah mencukupi. Untuk tanjakan yang cukup tinggi bisa menggunakan gigi 1. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, simak berikut ini.

  1. Menggunakan Rem Tangan

Cara yang pertama dan paling banyak digunakan yaitu dengan menggunakan rem tangan. Pertama, kamu bisa memposisikan kaki kiri di pedal kopling lalu injak dengan kekuatan full. Kamu bisa menginjak pedal gas dan tangan kanan menarik rem. Nah saat kamu berhenti, tarik rem tangan dan injak pedal kopling sehingga mobil kamu tertahan di tanjakan dalam keadaan mesin hidup.

Kamu harus memastikan posisi gigi ada di 1. Ketika akan jalan, tekan lock pada ruas rem tangan dan perlahan turunkan rem tangan kamu. Di saat bersamaan, injak pedal gas sampai sekitar 2000 RPM dengan mengangkat kopling sampai ke posisi setengah. Kamu harus menjaga RPM mesin di atas 2000 RPM dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi. terakhir, ketika mobil didepan berhenti langsung angkat tuas rem tangan dan injak pedal kopling.

  1. Menginjak Pedal Rem dan Kopling Bersamaan

Cara yang terakhir ini bisa dilakukan jika kamu memiliki mobil dengan posisi rem dan kopling yang berdekatan. Tidak disarankan bagi kamu para pemula dan memiliki mobil tidak sesuai dengan kriteria yang disebutkan. Tekniknya ketika mobil kamu tersendat di pertengahan tanjakan, jangan panik dan injak kedua pedal secara bersamaan. Pedal yang diinjak adalah pedal rem dan kopling menggunakan kaki kiri. Maka secara otomatis mobil akan berhenti dan mesin tetap hidup.

Setelah itu kamu harus memastikan bahwa transmisi mobil berada pada posisi gigi 1. Saat akan mulai jalan, injak pedal gas sampai sekitar 2000 RPM. Setelah itu, posisikan kaki kiri kamu sedikit santai, sehingga posisi kopling berada di setengah. Bedanya pedal rem telah stand by. Nantinya jika mobil berhenti, kamu bisa langsung memberhentikan mobil tanpa harus mematikan mesin.

3. Menggunakan Pedal Rem

Cara mengemudi mobil di tanjakan yang kedua yaitu  dengan menggunakan pedal rem. Tekniknya mungkin cukup sulit bagi pengemudi mobil pemula. Teknik ini hanya disarankan untuk pengemudi yang sudah berpengalaman mengendarai mobil manual.

Gunakan kaki kiri untuk mengoperasikan kopling, dan kaki kanan untuk rem. Ketika akan jalan, kamu bisa memindahkan kaki kanan ke pedal gas sambil menaikkan RPM antara 2000. Dengan cara yang kompak, angkat pedal kopling agar mobil tidak mundur.

Cara mengemudi mobil di tanjakan memang terbilang cukup sulit, apalagi bagi pemula yang baru belajar mengemudi. Kamu bisa menggunakan beberapa teknik diatas ketika akan mengemudi di jalur tanjakan. Jangan lupa untuk latihan terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kecelakaan. Selamat berkendara!

Kenali Penyebabnya Supaya Ban dengan Harga Ban Mobil Terbaik Tidak Pecah

Saat melakukan perjalanan dengan kendaraan memang apa saja bisa terjadi yang terkadang tidak kamu perkirakan. Salah satu yang menjadi momok bagi pengemudi adalah kejadian pecah ban. Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, kamu sebagai pemilik kendaraan wajib merawat kendaraan dengan baik dan benar. Selain itu tidak ada salahnya untuk memahami apa yang menjadi penyebab utamanya. Mau tahu apa saja yang bisa menjadi penyebab ban dengan harga ban mobil terbaik bisa pecah? Simak yang berikut ini. Kenali penyebab ban mobil pecah yuk.

Tekanan Ban Tidak Sesuai Standar 

Sebagai pemilik mobil seharusnya kamu sudah memahami kalau tekanan angin pada ban yang tidak memenuhi standar sangat berpengaruh pada keselamatan saat berkendara. Jadi jangan menganggap remeh hal ini, ya. Tekanan ban yang tidak sesuai anjuran, bisa merusak struktur ban dan membuat ban bekerja di luar batas kemampuannya. Selain itu kondisi jalan yang panas akibat sinar matahari juga bisa membuat ban bekerja ekstra keras. Jadi pastikan tekanan ban harus presisi pada semua roda. Tidak terlalu kecil atau terlalu besar supaya pengereman berjalan maksimal dan terhindar dari masalah ban pecah. Jika belum tahu berapa tekanan ban yang ideal untuk mobil kamu, bisa mengeceknya pada sisi pintu pengemudi. 

Ban Mobil Kamu Sudah Kadaluarsa Belum?  

Ban yang sudah lewat usia pakai atau kadaluarsa juga bisa menjadi penyebab ban bisa pecah. Ini juga termasuk pada ban yang belum pernah dipakai, lho. Jadi saat membeli ban harus ekstra jeli dan hati-hati. Cek dengan benar kondisinya dan pastikan belum kadaluarsa. Sebab ban yang lama disimpan dengan suhu tidak menentu membuat dinding karet ban kering dan getas. Ban dalam kondisi tersebut bila dipakai sangat rawan pecah walaupun kamu baru saja membelinya dengan harga ban mobil terbaik.  

Penggunaan Velg yang Tidak Sesuai 

Suka mengganti velg supaya mobil kesayangan semakin terlihat keren tampilannya? Mengganti velg memang tidak salah, namun kamu juga harus memperhatikan ukurannya. Pastikan memilih ukuran velg dan ban yang proporsional. Bila kamu memilih velg yang tidak sesuai dengan ukuran ban, baik terlalu besar atau terlalu kecil bisa berdampak buruk pada ban. Sebab dinding ban dipaksa menyangga beban yang terlalu berat. Kondisi tersebut bisa membuat ban benjol, retak dan dampak yang paling buruk bisa pecah. Jadi pastikan memilih velg yang sesuai, ya sebab tidak hanya menyangkut soal kenyamanan namun juga keselamatan kamu, lho.  

Membawa Beban Terlalu Berat 

Setiap kendaraan tentu memiliki batas maksimal kemampuan dalam menahan beban. Semakin berat beban yang diangkut maka semakin besar juga tekanan pada ban. Jika kamu paksa untuk menahan beban berat yang melampaui kekuatannya, ban akan bekerja terlalu keras. Dan bila ban sudah tidak mampu menahannya bisa tiba-tiba pecah. Jadi saat bepergian, jangan membawa terlalu banyak barang yang melebihi kapasitas.  

Menghantam Lubang Saat Berkendara 

Dan yang terakhir, bila mobil sering kamu ajak melaju dan menghantam lubang juga sangat berpengaruh pada kondisi ban dan velg. Adanya benturan keras saat menghantam lubang membuat rajutan kawat baja pada ban rusak sehingga tidak berfungsi dengan baik. Dampak buruknya, kamu bisa mengalami pecah ban saat dalam perjalanan. Nah, setelah mengetahui berbagai hal sebagai penyebab ban pecah, kamu bisa mengantisipasinya supaya hal tersebut tidak terjadi. Kenali penyebab ban mobil pecah yuk.

Merek Ban dan Harga Ban Truk Recommended Untuk Kamu

Truk adalah salah satu kendaraan darat yang sering digunakan untuk mengangkat beban-beban berat. Pengemudinya pun harus memiliki SIM khusus sesuai jenis truk yang ia kendarai. Akan tetapi, truk sendiri dinilai sangat rawan mengalami kecelakaan dengan kendaraan bermotor lainnya yang lebih kecil seperti motor atau mobil. Besarnya risiko kecelakaan truk biasanya diakibatkan oleh muatan yang berlebih, keadaan sopir yang sedang tidak prima atau mengantuk, dan juga keadaan ban truk yang tidak bagus sehingga sulit dikendalikan. Untuk itu penting dalam memperhatikan muatan truk yang sesuai dan tidak berlebihan, memastikan keadaan pengendara tidak ngantuk dan terlalu lelah untuk fokus menyetir dan yang terakhir, memperhatikan kesehatan mesin dan atribut truk juga sangat penting untuk dilakukan dan memastikan keadaan ban dalam kondisi baik. Setidaknya,  rutin dalam mengecek dan mengganti ban. Memastikan ban truk selalu dalam kondisi yang sempurna juga akan lebih baik lagi. Saat ini sudah banyak sekali merek-merek ban yang dapat kamu temui baik di toko pinggir jalan atau di e-commerce. Dengan berbagai macam jenis truk yang ada, tentunya wajib untuk kamu ketahui merek-merek yang memproduksi ban untuk truk dengan kualitas terbaik yang bisa kamu jadikan opsi ketika ingin membeli ban truk yang baru. Berikut akan dibahas ulasan masing-masing brand atau mereknya beserta perkiraan harga ban truk untuk merek tersebut. pilih merk ban dan harga ban terbaik yuk.

Ban Truk: Beda Merek Beda Kualitas 

Perlu dicatat, dalam setiap brand yang memproduksi ban tentunya tidak ada yang semua produknya sangat sempurna, namun biasanya masing-masing memiliki jenis ban yang diandalkan karena kualitas untuk jenis ban tertentu sangat diunggulkan. Untuk itu, kita akan membahas lebih lanjut tentang beberapa brand ban dan jenis ban andalan mereka yang diproduksi untuk dijadikan rekomendasi sebelum kamu memutuskan untuk beli ban. pilih merk ban dan harga ban terbaik yuk.

  • Achilles. Achilles sebagai salah satu produsen ban Indonesia yang sudah lama ada dan dikenal masyarakat. Achilles atau nama lengkapnya Achilles Radial ini adalah brand milik PT. Multistrada Arah Sarana atau MASA. Namun yang terkenal baik untuk ban truk merek ini adalah ban radialnya. Brand ini sudah banyak bersaing dengan brand internasional karena pendistribusiannya sudah sampai dunia internasional, hebat kan? Harga ban truk untuk brand ini dibanderol mulai harga 1,6 jutaan.  
  • Bridgestone. Standar kualitas bannya sudah disesuaikan dengan standar internasional. Salah satu jenis ban yang paling terkenal dari brand ini adalah ban mobil Bridgestone Turanza AR-20. Untuk ban truknya sendiri, Bridgestone memiliki tiga jenis ban yaitu highwaymud-terrain, dan all terrain yang masing-masing memiliki tipe andalan sendiri. Untuk ban highway, ALENZA 001 cocok untuk truk jenis pick up. Untuk mud-terrain, Dueler M/T674 adalah salah satu yang terbaik dalam jenis ini. Sedangkan untuk ban truk all-terrain yang direkomendasikan yaitu Dueler A/ T697. Harga ban truknya dimulai dari 1,2 jutaan.  
  • Aeolus. Ban ini diklaim sebagai brand ban truk terbaik dari negeri Tiongkok. Jenis ban terbaik yang dimilikinya adalah ban radial yang dinilai menjadi ban radial no. 1 di negara tersebut. Brand ini menyediakan ban untuk truk, bus, dan trailer. Jumlah produknya mencapai 6 juta per tahun, loh! Dalam World Tyre Industry pun sudah mencapai posisi ke-23. Harganya dimulai dari 1,8 juta kalau kamu membelinya melalui aplikasi belanja online

Penyebab Paling Sering Sehingga OIi Bocor Bersama Oli Fastron!

Sebagai pecinta otomotif memilih oli yang tepat untuk mobil pastinya dilakukan demi meningkatkan kenyamanan berkendara. Seiring dengan berkembangnya zaman maka perkembangan oli juga sudah banyak disesuaikan dengan jenis mesin dan penggunaannya. Secara umum selain dari bahan dasar oli sendiri juga dibedakan berdasarkan tingkat kekentalan yang berbeda-beda untuk menyesuaikan dengan bagian mesin mana yang akan dilumasi. Selain memilih oli berkualitas, masih banyak orang yang ternyata mengabaikan kemungkinan terjadinya oli bocor. Adapun oli bocor sendiri bisa disebabkan beberapa hal berdasarkan dari titik kebocoran-nya. Berikut akan dibahas beberapa penyebab oli bocor yang membantu kamu bisa mengantisipasi agar oli kamu tidak bocor. Berikut penyebab paling sering kebocoran oli pada kendaraan.

  1. Ujung Kanan Depan Bagian Bawah Mobil

Jika kamu melihat oli merembes pada bagian ini maka artinya yang rusak adalah bagian seal kompresor. Kamu bisa mengeceknya langsung dan segera memperbaikinya. Umumnya jika bagian ini yang rusak oli yang bocor akan berwarna merah ataupun jernih. Jika kamu tidak segera memperbaikinya bisa jadi pompa power steering-nya akan ikut rusak karena tidak ada yang melumasi.

  • Bagian Tengah Dekat Radiator

Bagian kedua ini biasanya disebabkan oleh seal crankshaft yang bocor. Hal ini dilihat dari warna oli yang tidak masih jernih seperti oli yang pertama masuk. Umumnya kerusakan di bagian ini banyak di alami oleh pengguna mobil RWD. Pastikan untuk segera memperbaikinya jika sudah mengetahui bagian yang rusak, jika tidak bisa jadi mobil akan menimbulkan suara berisik saat digunakan.

  • Bagian Belakang Mesin

Umumnya jika terjadi di bagian belakang biasanya terjadi kebocoran di tempat oli transmisi khususnya pada seal crankshaft. Kebocoran di bagian ini ditandai dengan tingkat kekentalan oli. Jika oli yang keluar encer maka yang rusak adalah bagian mesin, sedangkan jika oli masih kental maka bagian yang rusak adalah sistem transmisi. Jika tidak segera diperbaiki bisa jadi mobil akan kekurangan oli transmisi ataupun oli  mesin sesuai dengan jenis kerusakannya tadi.

  • Belakang Dekat Wheel Drive

Sesuai namanya jika terjadi kebocoran di sekitar wheel drive maka artinya wheel drive mobil kamu ada yang rusak. Umumnya oli yang muncul adalah oli gardan. Untuk permasalahan satu ini pastinya kamu harus cukup aktif untuk segera mengganti karena jika tidak segera diperbaiki bisa jadi menimbulkan kerusakan pada sistem transmisi mobil kamu. Dan jika sampai rusak sistem transmisi maka bisa jadi seluruh bagian mobil akan ikut rusak dan kamu akan menghabiskan banyak biaya.

  • Bagian Roda Gigi Setir

Jika menemukan rembesan pada bagian ini maka artinya kebocoran ada pada bagian kompresor mobil. Segera cek pada bagian kompresor mana yang perlu diperbaiki. Umumnya untuk kebocoran pada kompresor oli yang keluar menyebabkan setir mobil menjadi lebih berat.

Adapun dengan mengenali tempat-tempat kebocoran di atas kamu jadi lebih bisa waspada dan segera memperbaiki bagian-bagian tersebut. Untuk menghindari terjadinya kebocoran maka pastikan untuk melakukan penggantian oli secara rutin untuk sekaligus mengecek kondisi mesin secara berkala. Pastikan juga untuk selalu mengganti oli dengan oli berkualitas untuk membuat mesin menjadi lebih awet dan tahan lama. Salah satu oli berkualitas yang bisa kamu pilih adalah oli Fastron. Kamu bisa mendapatkan oli satu ini yang asli di toko-toko terpercaya ataupun melalui official store. Dan mesin akan awet dengan oli pilihan yang tepat. Berikut penyebab paling sering kebocoran oli pada kendaraan.

Ban Motor Berkualitas Itu Seperti Apa? Lihat Ciri-Cirinya! Cek Juga Harga Ban Mobil Sebelum Membeli!

Sebagai pemilik kendaraan pastinya menjaga mobil atau motor untuk tetap dalam kondisi maksimal sangatlah penting. Salah satunya adalah menjaga kondisi ban serta memilih ban yang berkualitas untuk digunakan. Ban yang baik akan memberikan kenyamanan berkendara, selain itu dengan ban yang baik mobil juga akan dapat dikendarai dengan lebih aman. Berikut akan dibahas beberapa ciri-ciri dari ban berkualitas. Hal ini akan membantu kamu dalam memilih ban yang tepat untuk mobil kesayangan kamu. Yuk lihat ban mobil berkualitas.

  1. Bahannya Berkualitas

Bahan yang berkualitas untuk ban adalah ban yang terbuat bahan karet yang baik. Ban yang baik terbuat dari karet yang keras namun tidak terlalu keras. Karet yang digunakan sedikit lembut dan lebih fleksibel ketika melewati medan. Ketebalan ban juga sangat berpengaruh. Semakin tebal pastinya akan semakin awet meskipun mempengaruhi penggunaan bahan bakar.

  • Memiliki Pola Ban Yang Banyak

Seperti yang sudah diketahui pola pada ban bukanlah sekadar hiasan melainkan memiliki fungsi tersendiri. Pola pada ban berfungsi untuk membantu ban lebih mudah mencengkeram antara ban dan jalan untuk menghindari kemungkinan tergelincir ketika berkendara. Pola ini juga difungsikan untuk melewati jalur – jalur tertentu seperti batu ataupun jalan berlumpur. Semakin banyak pola maka ban akan semakin lebih mudah dalam mencengkeram jalan sehingga semakin banyak pola maka kualitas ban semakin baik. Namun pastikan pola yang kamu pilih sesuai dengan kebutuhan penggunaan kendaraan kamu ya. Untuk penggunaan di jalan raya sehari-hari pastinya akan berbeda dengan kebutuhan ban di jalan yang berbatu dan berlumpur.

  • Merek Ban

Merek menjadi salah satu ciri-ciri untuk ban berkualitas. Semakin berkualitasnya suatu merek ban pasti akan semakin banyak direkomendasikan dan banyak digunakan. Oleh karena itu pilih ban dengan merek yang banyak dipakai atau direkomendasikan oleh sesama pengguna mobil ataupun bengkel. Ban yang sudah bermerek pastinya memiliki standar minimal untuk kualitas produksinya. Jadi pastikan untuk memilih ban yang sudah bermerek untuk mendapatkan ban yang berkualitas baik.

  • Mudah Ditemukan

Memilih ban memang perlu teliti. Dikatakan berkualitas bisa dari merek, bahan hingga pola. Namun setelah semua itu pilih juga yang memudahkan kamu ketika berkendara. Bisa jadi terjadi ban bocor atau kerusakan ban dimana-mana. Memilih produk ban yang mudah ditemukan ke mana pun kamu pergi akan memberikan keuntungan tersendiri untuk kamu sebagai pemilik kendaraan. Dengan begitu kamu bisa lebih aman dan nyaman ketika bepergian tanpa takut apabila terjadi sesuatu dengan ban yang kamu gunakan. Semakin banyak tersebar di mana-mana maka artinya ban tersebut juga memiliki kualitas yang baik dan juga banyak dicari orang.

Itu tadi 4 ciri-ciri dari ban berkualitas. Pastikan untuk memilih ban berdasarkan 4 ciri-ciri tadi. Dan nikmati berkendara aman dan nyaman dengan ban yang tepat dan berkualitas. Pastikan juga untuk memilih ban sesuai dengan kebutuhan mobil kamu baik secara ukuran maupun secara pola dari bagian luar ban. Tentukan kebutuhan kamu baru membeli. Hindari membeli ban bekas untuk menghindari kualitas yang sudah tidak baik. Jangan lupa untuk menyesuaikan kebutuhan ban kamu dengan budget yang akan kamu siapkan. Cek harga ban mobil terlebih dahulu sebelum membeli. Hati-hati terhadap ban palsu atau bekas yang dijual lagi dengan harga tinggi. Yuk lihat ban mobil berkualitas.