Tips Perawatan Speaker Mobil Agar Suara Jernih

Merawat speaker mobil agar kualitas suara menjadi jernih tentu menjadi prioritasmu yang hobi mendengarkan musik saat sedang mengendarai mobil. Suara yang jernih tanpa ada gangguan apapun akan jauh lebih menarik. Speaker mobil merupakan perangkat mobil yang menjadi hiburan untuk menghilangkan rasa bosan ketika dalam perjalanan. Dengan adanya perangkat suara berkualitas bagus akan jauh lebih nyaman didengar di telingamu. Kamu yang memiliki mobil tentunya harus menjaga kualitas suara supaya bisa menjadi lebih baik. Yuk simak tips perawatan speaker mobil kesayangan kamu.

Salah satu kegunaan perangkat ini adalah menghilangkan rasa jenuh saat macet. Mendengarkan musik juga akan menambah staminamu, apalagi saat melakukan perjalanan jauh. Mobilmu yang tadinya nggak ada speakernya pun ingin memasangnya. Setelah sudah memasangnya di mobil, hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah merawat speaker mobil agar kualitas suara menjadi jernih. Berikut adalah beberapa tipsnya untuk kamu.

  1. Membersihkan Secara Rutin

Debu adalah musuh utama speaker mobil. Namun, menghindari debu merupakan hal yang terdengar mustahil. Solusi yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan penyedot debu untuk bisa membersihkan bagian-bagian dari perangkat audio ini. Kamu jangan sampai membiarkan debu menumpuk pada perangkat-perangkat ini.

Hal ini dapat mempengaruhi kualitas suara. Jangan menggunakan air maupun lap basah saat membersihkan speaker. Kamu cukup menggunakan lap kering maupun kuas untuk membersihkannya.

  • Perhatikan Kelembaban

Selanjutnya yang perlu kamu perhatikan adalah soal kelembaban. Kelembaban yang tinggi nggak bagus untuk perangkat audiomu. Yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyimpan perangkat audio di lingkungan iklim yang sejuk. Perangkat-perangkat ini nantinya nggak akan menjadi lembab.

Nantinya kalau kamu berniat untuk menggunakan perangkat ini di luar, kamu harus memastikan untuk melindungi perangkat-perangkat ini dari hujan. Percikan-percikan air ini dapat merusak bass internal yang nantinya bisa menyebabkan karat di bagian dalam.

  • Lepas Kabel Kalau Nggak Lagi Digunakan

Untuk sebagian besar orang seringkali memberikan kabel power speaker yang terhubung di stop kontak. Tanpa kamu sadari hal ini yang seringkali menjadikan perangkat ini mudah rusak. Oleh karena itu, sebaiknya kamu melepaskan kabel power apabila perangkat audio ini sudah nggak digunakan selama berhari-hari. Selain untuk membuat kualitas perangkat ini tetap baik, hal ini tentu bisa menghemat konsumsi listrik.

  • Perhatikan Suhu Ruangan

Suhu ruangan pasti akan sangat berpengaruh dengan kualitas suara. Pada sebuah perangkat audio, persoalan menyimpan maupun menggunakan perangkat audio dalam lingkungan yang panas ini bisa menurunkan kualitas suara dan mempengaruhi ketahanan dari perangkat audio. Maka dari itu, tempatkan lah perangkat audio di ruangan yang sejuk dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

Hal ini lah yang senantiasa harus kamu perhatikan. Ruangan dengan kelembaban yang tinggi nggak baik buat perangkat audio. Kalau kamu terpaksa harus menggunakannya di luar ruangan, pastikan kamu bisa melindunginya dari berbagai macam hal yang bisa merusaknya.

  • Perhatikan Spesifikasi Speaker

Terakhir, jangan lupa untuk selalu memperhatikan spesifikasi dari perangkat audiomu. Hal ini perlu kamu perhatikan untuk mengetahui kualitas dari perangkat audio yang kamu gunakan. Spesifikasi berguna untuk mengetahui karakter dari perangkatmu itu sendiri. Hal lainnya yang perlu kamu perhatikan adalah soal daya. Hal ini penting buat kamu yang menggunakan speaker dan power unit yang berbeda daya. Sebaiknya gunakanlah power unit dengan selisih daya yang lebih kecil dibandingkan dengan daya dari speakernya.

Nah, sekarang kamu sudah mulai tahu kan tips perawatan speaker mobil dengan benar?

Cara Merawat Mobil Manual Mudah Anti ribet

Perawatan mobil adalah hal yang wajib kamu lakukan. Tanpa perawatan secara rutin, mobilmu akan mudah rusak. Kalau kamu sedang mengendarai mobil dan merasa mendapat masalah, tentu hal ini akan membahayakan kamu. Maka dari itu, penting bagimu untuk merawat mobilmu. Bagi kamu pemilik mobil manual, merawat mobil manual nggak sesulit merawat mobil matic. Bahkan kamu bisa melakukan perawatan pribadi yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah tanpa perlu membawa mobilmu ke bengkel yang nantinya akan menguras biaya. Bagi kamu yang akan melakukan perawatan pada mobil manual, terdapat beberapa hal yang wajib kamu perhatikan. Di bawah ini adalah beberapa cara merawat mobil manual.

  1. Mengecek Starter

Saat kamu akan memanaskan kendaraan, kamu harus memastikan starter. Untuk mengeceknya, kamu harus melihat apa terjadi kerusakan pada starternya. Kalau starter mobil sulit dinyalakan, maka kamu juga harus segera membersihkan filter mobil. Pada umumnya masalah ini sering terjadi karena kurangnya suplai dari bahan bakar.

  • Mengecek Cairan Radiator

Bagian mobil lainnya yang harus kamu cek adalah cairan radiator. Radiator memiliki kegunaan untuk menetralkan suhu panas pada mesin mobil. Kalau air yang ada di dalam radiator kosong, mesin mobil bisa mengalami overheat. Penting bagi kamu untuk melakukan pengecekan secara rutin dan memastikan bahwa volume dari cairan radiator tersebut masih dalam batas maksimal. Kamu bisa mengganti cairan radiator yang sudah menempuh jarak kurang lebih 1000 kilometer. Pengecekan cairan radiator ini dilakukan supaya mesin mobil bisa tetap optimal.

  • Mengecek Timing Belt

Selanjutnya adalah mengecek timing belt yang merupakan komponen yang berguna untuk meneruskan putaran gigi yang sudah terhubung dengan bagian utama mesin mobil. Kalau mobil milikmu sudah mulai mengeluarkan bunyi yang lumayan mengganggu, artinya timing belt milikmu sudah mengalami masalah. Maka rajinlah untuk mengecek timing belt mobilmu.

  • Mengecek Aki

Satu lagi hal yang harus kamu lakukan untuk merawat mobil manual adalah dengan rutin mengecek aki mobil. Kamu dapat menggunakan voltmeter untuk mengecek kondisi aki. Kalau indikatornya berwarna merah, itu tandanya aki mobil sudah rusak dan perlu diganti. Kamu harus segera melakukan pengisian lagi kalau indikator sudah menunjukkan warna putih. Selain itu, indikator warna biru menunjukkan aki pada kondisi prima. Untuk menjaga supaya aki nggak mudah soak. Kamu harus memanaskan mesin mobil secara rutin. Mobil yang sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan daya aki mobil menurun. Hasilnya mobil milikmu susah dinyalakan.

  • Mengganti Oli

Oli adalah salah satu komponen yang penting demi meningkatkan performa mobilmu. Ketika kamu melakukan perawatan mobil, pastikan kamu sudah memeriksa oli. Pada umumnya, setiap jenis mobil mempunyai karakteristiknya masing-masing. Rata-rata penggantian oli harus dilakukan di jarak sekitar 3.000 sampai dengan 5.000 kilometer. Cara paling mudah untuk mengetahui waktu penggantian oli adalah dengan cara meneteskan sedikit oli ke tanganmu.

Kalau ada kotoran di dalamnya, maka kamu wajib secepatnya mengganti oli mobilmu. Selain itu, kamu pun juga mesti mengecek oli power steering dan oli rem. Kalau kamu menggunakan oli power steering, ketika akan habis, setir mobilmu akan terasa berat dan susah dikendalikan. Sedangkan ketika kamu menggunakan oli rem, ketika akan habis maka terjadi penipisan pada kampas rem. Kamu harus menggantinya tepat waktu supaya mobilmu selalu dalam kondisi yang bagus.

Semoga cara di atas dapat membantu kamu yang sedang kebingungan dalam merawat mobil kesayangan ya! Yuk simak cara merawat mobil manual selengkapnya.

Cara Merawat Mobil Matic Mudah & Nggak Ribet

Mitos bahwa merawat mobil transmisi otomatis atau matic itu terkenal sulit. Padahal merawat mobil matic juga mudah asal kamu tahu cara merawatnya dengan benar. Perawatan yang benar tentunya akan mendukung mobilmu supaya performa mesin mobilmu tetap terjaga. Perawatan mobil matic ini paling banyak di bagian mesin. Kamu bisa melakukan perawatan di beberapa bengkel resmi namun kamu juga harus mengetahui cara merawat mobil matic secara mandiri yang sebenarnya juga cukup mudah.

Perawatan mobil matic yang baik akan mendukung performa mobilmu supaya selalu terjaga. Perawatan pada mobil matic, terutama di bagian mesin. Kalau kamu sudah mengetahui cara merawat mobil matic sangat membutuhkan kamu untuk memahami hal yang harus kamu lakukan agar mobil tetap awet. Cara pemakaian mobil sangat mempengaruhi dan menentukan kondisi mesin dari mobil matic milikmu. 

Cara merawat mobil matic sebenarnya nggak sesulit yang kamu bayangkan. Kalau kamu bisa merawat mobil matic dengan baik, kamu akan merasakan kenyamanan berkendara. Selain kenyamanan, perawatan yang baik juga bisa memberikan keamanan dan bisa menghemat biaya perawatan ke depannya.

  1. Perhatikan Cara Menggunakan Tuas

Agar mobil matic milikmu terawat, kamu bisa memindahkan tuas ke posisi transmisi N jika mobilmu sedang berada di traffic light untuk mencegah mesin mobil matic milikmu mesinnya aus. Kalau bisa jangan menggunakan posisi D saat kamu akan menginjak pedal rem. Ketika akan parkir, kamu bisa menginjak pedal rem kemudian menarik rem tangan. Pindahkanlah tuas ke posisi P supaya roda dapat terkunci dengan aman. Setelah kamu mematikan mesin, jangan lupa untuk menggunakan tuas di posisi transmisi P kalau mobil milikmu belum sepenuhnya berhenti. Kalau kamu tetap menggunakan tuas di posisi D pada saat memarkir, plat kopling mobil matic milikmu bisa cepat rusak.

  • Tepat Waktu dalam Mengganti Oli

Usia oli yang semakin tua menyebabkan kekentalan serta viskositas menurun dan menjadikan gesekan antar kanvas kopling juga akan semakin keras. Maka dari itu, bagi kamu pemilik mobil transmisi otomatis atau matic, kamu harus selalu tepat waktu saat ingin mengganti oli, kalau tidak, bisa berakibat fatal untuk mesin mobil matic milikmu. Usahakan untuk selalu rajin mengecek oli mobil matic kamu. Setiap mobil transmisi otomatis diharuskan untuk mengganti oli setiap jarak tempuh mobilmu sudah mencapai 5.000 km. Untuk selanjutnya kalau mobil sudah menempuh jarak 20.000 km. Oli mobil harus dikuras dan kemudian diganti dengan oli yang baru dan dibarengi dengan mengganti filter oli mobil, dikarenakan filter oli adalah bagian yang berkaitan langsung dengan transmisi mobil matic mu.

  • Mengenali Tanda-tanda Kerusakan

Tanda-tanda kalau mobilmu sudah mengalami kerusakan adalah saat gejala kopling selip, ditandai dengan putaran mesin serta laju mobil yang nggak imbang. Kalau kamu sudah mulai mengenali tanda-tanda kerusakan pada mobil matic milikmu ke bengkel resmi agar dilakukan pengecekan serta melakukan perawatan.

  • Mengecek Kondisi Mesin

Kondisi mesin matic yang sudah dilakukan pengecek dengan cara memasukkan gigi ke posisi transmisi D atau R lalu melepas rem. Kalau mesin mobil milikmu dalam keadaan normal, maka mobilmu bisa langsung bergerak. Pengecekan kondisi mobil biasanya juga bisa dilakukan dengan cara melihat dipstick yang ada di ruang mesin di atas perseneling. Untuk beberapa tipe tertentu, dipstick dapat dicek dari lubang-lubang di bawah gearbox.

Keempat tips di atas dapat kamu aplikasikan sehari-hari ya, agar mobil matic milikmu tetap terawat dan nyaman digunakan!

Cara Menghilangkan Bau Mobil dengan Bahan Dapur

Di mobilmu muncul bau yang kurang sedap? Pasti kurang menyenangkan dan cukup mengganggu saat berkendara, kan? Kamu bisa menghilangkannya dengan pewangi mobil yang banyak dijual di toko perlengkapan mobil dan rumah tangga. Tapi terkadang pewangi kimia bisa tidak mempan melawan bau yang kuat. Yuk simak cara mudah menghilangkan bau mobil anda.

Ternyata tidak perlu menggunakan bahan pewangi kimia untuk menghilangkan bau di mobil. Bahan-bahan yang ada di dapur pun bisa dimanfaatkan sebagai pengusir bau tak sedap, loh. Apa saja bahan yang bisa digunakan? Simak beberapa daftarnya di bawah ini.

1. Bubuk Kopi

Kopi dikenal memiliki aroma kuat yang mampu mengalahkan bau lainnya di dalam ruangan. Bahkan kopi sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan sekaligus untuk menghindari serangga. Kopi juga ternyata bisa digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap yang menetap di mobil.

Caranya pun tidak sulit. Cukup sebarkan bubuk kopi di jok dan bawah karpet. Lakukan di malam hari, lalu biarkan aroma kopi menyebar di dalam mobil semalaman. Keesokan paginya tinggal membersihkan bubuk kopi dengan vakum. Pastikan bubuk kopi dalam keadaan kering agar mudah dibersihkan.

2. Daun Pandan

Daun pandan sudah sering digunakan untuk memberi aroma pada makanan. Aromanya yang harum bisa membuat aroma nasi, bubur, dan kue menjadi lebih menggugah selera. Ternyata daun pandan juga efektif digunakan sebagai penghilang bau di dalam mobil.

Caranya juga sangat mudah. Cukup potong danun pandan yang berukuran panjang menjadi ukuran pendek-pendek. Lalu tinggal disebarkan ke seluruh bagian mobil. Sama dengan kopi, biarkan aroma daun pandan menyebar di dalam mobil sepanjang malam. Lalu bersihkan sisanya keesokan paginya.

3. Bubuk Kayu Manis

Kalau kamu sering membuat kue di rumah, mungkin mempunyai persediaan bubuk kayu manis di dapur. Kayu manis juga dikenal sebagai penghilang bau menyengat, seperti rokok atau karpet dan sepatu yang basah.

Caranya dengan mencampurkan 1/4 gelas bubuk kayu manis dengan 1/4 gelas cuka apel. Aduk terlebih dahulu agar keduanya tercampur rata. Beri lubang pada tutup wadah, lalu tutup wadah dengan rapat. Lubang dibuat agar aroma bubuk kayu manis bisa keluar dan bau yang tidak sedap bisa diserap masuk dan hilang sepenuhnya.

4. Baking Soda

Tidak hanya menjadi bahan pembuat kue, baking soda juga berguna untuk menghilangkan bau tak sedap, baik di dalam ruangan maupun di dalam mobil. Caranya pun sangat mudah. Sama dengan bubuk kopi, tinggal sebarkan saja baking soda di jok dan karpet mobil. Biarkan semalaman, lalu bersihkan dengan vakum keesokan paginya.

Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan meletakkan baking soda pada sebuah wadah, beri lubang agar aromanya bisa keluar . Dengan cara ini, maka mobil tidak akan tampak kotor. Selain itu, wadah juga bisa didiamkan selama 2 hari. Setelah 2 hari, ganti dengan baking soda yang baru.

5. Cuka Dapur

Bau cuka memang cukup menyengat dan mungkin bukan aroma yang kamu suka. Tapi tenang saja, bau cuka tidak akan menyebar ke dalam mobil. Cuka hanya akan menyerap bau tak sedap di dalam mobil. Cukup tempatkan cuka secukupnya ke dalam suatu wadah. Lalu biarkan selama sepanjang malam. Maka bau tak sedap di dalam mobil akan sirna.

Cara lainnya yang mudah dilakukan untuk menghilangkan bau tak sedap di dalam mobil adalah dengan rajin membuka kaca mobil di malam hari. Pastikan mobil kamu terparkir di tempat yang aman, di dalam garasi rumah misalnya. Dengan membuka jendela, maka sirkulasi udara akan berjalan baik ke dalam dan keluar mobil.

Cara Irit Bensin Mobil dengan Ubah Gaya Berkendara

Harga bahan bakar untuk kepentingan mobilitas sehari-hari terkadang meningkat dan cukup memberatkan bagi pengeluaran bulanan. Tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar pemakaian bensin mobil bisa lebih irit dibandingkan sebelumnya.

Beberapa tips di bawah ini terkesan simpel. Beberapa bahkan nampaknya tidak ada hubungannya dengan bahan bakar, tapi ternyata bisa berpengaruh terhadap pemakaian BBM. Simak yuk beberapa tips irit bensin di bawah ini.

  1. Bawa Barang Seperlunya di Dalam Mobil

Kalau kamu pikir berat beban di dalam mobil tidak ada hubungannya dengan pemakaian bensin, ternyata salah. Barang yang terlalu banyak di dalam mobil membuat beban jadi berat. Karena itu, mesin mobil harus bekerja ekstra untuk menahan beban dan menjalankan mobil. Bensin yang digunakan pun akan lebih banyak.

Karena itu, jika tidak terlalu perlu lebih baik keluarkan barang-barang di dalam mobilmu. Kecuali jika memang barang-barang tersebut selalu diperlukan setiap hari.

  1. Ketahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Membuka dan Menutup Jendela

Mematikan AC dan membuka jendela mobil selain baik untuk sirkulasi udara juga bisa menghemat bahan bakar. Tapi ini hanya berlaku jika kamu berkendara dengan kecepatan rendah, sambil menikmati pemandangan dan udara sejuk di sekitar.

Tapi jika kamu berkendara di atas kecepatan 60 km per jam, sebaiknya tidak melakukan hal di atas. Tutuplah kaca mobil dan lebih baik menggunakan AC. Angin yang masuk ke dalam mobil dalam kecepatan kurang lebih 60 km per jam akan memperlambat laju mobil. Mobil akan bekerja lebih berat, dan kamu pun harus menginjak gas lebih dalam.

  1. Hindari Langsung Menginjak Gas atau Rem Terlalu Dalam

Dari kondisi mobil berhenti, usahakan menghindari untuk langsung menginjak gas dalam-dalam dan melaju kencang. Walau tampaknya tidak berpengaruh, tapi kebiasaan ini bisa membuat mesin mobil mengonsumsi bensin dengan lebih boros dari yang seharusnya.

Sama halnya dengan rem. Saat hendak mengerem, usahakan melakukannya secara bertahap. Lepas gas secara perlahan dan injak rem secara perlahan pula. Selain akan terasa lebih nyaman untuk seluruh penumpang di dalam mobil, ini juga akan mengirit bensin mobilmu.

  1. Kendarai Mobilmu dengan Kecepatan Stabil

Mengendarai mobil dengan kecepatan stabil membuat mesin mobil tidak bekerja terlalu keras. Sehingga konsumsi bahan bakar pun jadi normal dan tidak boros. Jadi jika tidak terburu-buru, tidak perlu ngebut, ya. Selain lebih aman, kamu juga bisa lebih berhemat.

  1. Berhenti dalam Waktu Lama, Matikan Mesin Mobil

Jika harus berhenti selama beberapa menit, lebih baik matikan mesin mobil dan buka jendela agar tidak kepanasan. Mematikan mesin mobil dalam keadaan parkir akan mengirit bahan bakar. Mobil baru juga hanya butuh waktu beberapa detik untuk dipanaskan, lalu langsung kendarai saja, tidak perlu lagi dipanaskan selama beberapa menit.

  1. Cari Parkir di Tempat Teduh

Memang kita tidak bisa selalu memiliki tempat parkir ideal. Tapi kalau bisa, usahakan cari tempat parkir yang teduh. Bahan bakar bisa menguap. Jika diparkir di tempat yang sejuk, penguapannya akan lebih sedikit. Jadi bisa menghemat juga, kan.

  1. Pastikan AC dan Semua Perangkat Elektronik Sudah Dimatikan Sebelum Mematikan Mesin

Sebelum mematikan mesin mobil, selalu biasakan mematikan AC dan semua perangkat elektronik terlebih dahulu. Usahakan jangan terburu-buru dan kelupaan mematikan semuanya. Saat mesin dinyalakan kembali, maka tidak membutuhkan bahan bakar yang banyak jika semuanya dalam keadaan mati.

Jangan lupa untuk melakukan semua cara irit bensin mobil di atas ya, agar pengeluaran kamu lebih hemat!

Cara Mencuci Mobil Mudah dengan Hasil Maksimal

Perlu diketahui apabila mencuci mobil tidak hanya sekedar membasahinya dengan sabun lalu membilas begitu saja. Ada beberapa cara mencuci mobil yang perlu diperhatikan agar hasilnya mampu membuat cat semakin mengkilap dan terjaga kebersihannya. Kamu juga tidak bisa menggunakan sabun cuci atau sampo sembarangan karena bisa berakibat fatal pada body mobil.

Jika kamu mampu mencuci mobil dengan benar dan sesuai teknik yang seharusnya, maka masalah-masalah kebersihan mobil pasti akan bisa diatasi dengan sangat mudah. Selain itu, kamu juga tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk mencucikannya di tempat khusus karena dengan beberapa cara berikut, mobil akan kinclong menyeluruh.

  1. Siapkan Alat dan Bahan

Hal pertama yang perlu dilakukan saat mencuci mobil adalah dengan menyiapkan alat dan bahan yang sekiranya dibutuhkan saat proses pencucian seperti sampo, ember, selang, dan yang lainnya. Meskipun terlihat sepele, apabila diantara alat dan bahan ada yang tidak dipersiapkan secara maksimal, akan tetap mengganggu jalannya pencucian mobil. Misalnya saja ketika kamu salah dalam memilih merek sampo mobil yang seharusnya, maka bisa berpengaruh pada tampilan catnya.

  1. Bersihkan Bagian Luar dan Dalam Mobil

Ketika sudah menyiapkan alat dan bahan, cara mencuci mobil selanjutnya adalah dengan membersihkan bagian luar atau pun dalam mobil. Pastikan mobil benar-benar kosong sehingga tidak ada barang-barang yang terkena air yang dapat menjadikannya rusak. Untuk bagian luar mobil, kamu hanya perlu menghilangkan tempelan stiker ataupun debu-debu halus dengan cara mengelap secara sekilas.

  1. Basahi Seluruh Bodi Mobil

Banyak yang tidak mengetahui apabila sebelum mulai benar-benar mencuci mobil, hal yang harus dilakukan adalah membasahi seluruh areanya tanpa ada yang terlewat. Tujuannya agar kotoran ataupun noda-noda yang menempel bisa terangkat dengan mudah. Cara mencuci mobil pada tahap ini perlu kamu tunggu beberapa saat karena harus memastikan mobil sudah cukup kering untuk kemudian dieksekusi.

  1. Oleskan dengan Sampo Khusus

Sesuai dengan pembahasan sebelumnya, kamu tidak boleh menggunakan sampo mobil sembarangan. Pilih saja merek-merek yang memang sudah sangat terpercaya dan terbukti bagus dalam membersihkan mobil secara menyeluruh. Pemilihan merek sampo yang tepat memegang peran yang sangat penting karena akan mempengaruhi hasil dari cara mencuci mobil yang telah dilakukan.

  1. Cuci dari Atas ke Bawah

Teknik atau cara mencuci mobil yang benar adalah dengan alur dari atas ke bawah. Mengapa harus demikian? Biasanya, bagian atas adalah area yang tidak terlalu banyak mendapatkan kotoran, begitupun sebaliknya. Maka dari itu, ketika melakukan proses mencuci dari atas, otomatis air akan mengalir ke bawah dan merontokkan berbagai kotoran yang ada di sana. Dengan begitu, kamu tidak perlu tenaga ekstra dalam melakukan pencucian.

  1. Bilas dengan Air Melimpah

Saat proses membilas mobil, ada teknik khusus yang perlu kamu ketahui, yakni membilas dengan menyemprot bagian luar hingga masuk ke dalam celah-celah mobil. Cara mencuci mobil pada tahap ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan ketelatenan yang maksimal. Pasalnya, apabila kamu tidak memeriksa setiap sudut mobil bahkan hingga ke celah-celahnya, bisa saja masih ditemukan banyak kotoran yang menempel.

Itulah beberapa cara mencuci mobil mulai dari tahap menyiapkan alat, bahan, sampai proses pembilasan akhir. Berbagai cara ini adalah yang paling praktis dan mampu menghasilkan tampilan mobil yang lebih bercahaya. Agar lebih maksimal, kamu bisa menambahkan parfum mobil yang sesuai dengan selera. Semoga bermanfaat!

Cara Mengkilapkan Cat Mobil Agar Makin Kinclong

Semua pemilik mobil pasti sangat setuju apabila proses perawatan mobil membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi saat menginginkan mobil tetap kinclong secara maksimal, pastinya dibutuhkan ketelatenan yang tinggi dalam merawatnya. Namun tenang saja karena pada dasarnya cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong sangatlah mudah.

Meski perlu menyiapkan bujt lebih untuk biaya perawatan, hal itu tetap akan menguntungkan karena kamu bisa menikmati penampilan mobil yang sangat mempesona. Kamu tidak hanya cukup dengan mencucinya saja karena terkadang, proses pencucian tidak dapat menghilangkan kotoran secara keseluruhan.  Nah, bagi Anda yang sedang bingung bagaimana cara mengilapkan mobil dengan mudah dan maksimal, pastikan untuk menyimak ulasan berikut ini.

  1. Mencuci dengan Sampo Khusus

Cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong yang paling sederhana adalah dengan cara rajin-rajin mencuci dengan sampo khusus. Meskipun bisa menggunakan pembersih biasa, akan tetap lebih bagus apabila kamu mau menggunakan pembersih khusus mobil.

Ada banyak sekali pilihan shampo khusus mobil yang mampu melindungi cat tetap mengkilap dan bahkan menjaganya agar tidak mudah pudar. Pastikan untuk memilih shampo yang tepat agar tidak merusak mobil kesayangan Anda.

  1. Gunakan Krim Khusus Setelah Pencucian

Seperti yang disampaikan sebelumnya apabila mencuci saja masih belum cukup membuat mobil tetap mengkilap. Kamu masih perlu menggunakan krim khusus yang dioleskan setelah pencucian. Jangan lupa untuk mengaplikasikan krim khusus mobil tersebut saat sudah dalam kondisi kering.

Ketika mobil sudah dipastikan benar-benar kering, langsung saja oleskan krim tersebut secara merata ke seluruh bagian bodi mobil. Kamu bisa memilih merek pembersih yang paling tepat dengan karakteristik mobil yang dimiliki.

  1. Kompon Body Mobil

Cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong selanjutnya adalah dengan mengkompon body mobil. Apa itu kompon? Sebagian dari kamu mungkin masih cukup asing dengan istilah tersebut. Kompon adalah teknik menutupi bagian mobil yang terkena kotoran dengan menggunakan cairan pembersih ataupun bahan campuran lainnya.

Cara ini hanya perlu kamu aplikasikan pada body mobil yang memang benar-benar tampak rusuh atau bahkan lecet. Pasalnya apabila dibersihkan biasa saja pasti tidak akan bisa mengkilap secara maksimal.

  1. Jangan Parkir Mobil di Area Panas

Cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong adalah dengan tidak parkir di area yang panas. Sinar matahari yang terpapar di body mobil dalam kurun waktu yang lama, akan sedikit-sedikit membuatnya terkikis.

Apalagi ketika cat mobil yang digunakan terbuat dari bahan seng maka akan semakin mudah terkelupas. Untuk itu, demi penampilan fisik mobil yang tetap terjaga, pastikan untuk parkir di kawasan yang teduh atau tertutupi dengan baik.

  1. Poles dan Wax Ulang Body Mobil

Ketika menurut kamu cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong sudah dilakukan semuanya tetapi masih kurang maksimal, maka bisa melakukan pemolesan ulang atau bahkan waxing. Masing-masing dari dua cara tersebut memiliki fungsi yang sangat bagus untuk menjaga penampilan mobil tetap maksimal. Pada proses pemolesan, tujuannya adalah untuk membuat mobil semakin mengkilap, sedangkan wax berfungsi untuk melindungi secara lebih maksimal.

Cara mengkilapkan cat mobil agar makin kinclong bisa dilakukan dengan berbagai teknik sederhana. Kamu tidak mungkin hanya puas dengan mencucinya saja, untuk itu siapkan bujet sedikit lebih banyak untuk proses perawatan yang lebih maksimal. Dengan begitu kamu bisa menggunakan mobil dengan percaya diri dan tanpa khawatir apapun. Semoga bermanfaat!

Ini Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai

Selama masa pandemi tidak ada salahnya untuk mempelajari tips merawat mobil yang jarang dipakai karena ini dapat membantumu. Seperti yang kita tahu, mobil merupakan kendaraan yang cukup banyak dimiliki oleh kalangan menengah ke atas. Mesin-mesinnya yang kompleks membuat kendaraan satu ini perlu perawatan khusus setiap harinya. Apalagi di musim pandemi saat ini dimana mobil sangat jarang untuk digunakan.

Mobil yang jarang digunakan bukan berarti kondisinya akan baik-baik saja. Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan agar kondisi mobil tetap prima. Biasanya mobil yang jarang dipakai justru akan menambah masalah baru. Masalah tersebut diantaranya yaitu pada bagian kelistrikan mobil atau bisa juga pada bagian mesin. Lalu bagaimana tips agar mobil tetap terawat meskipun jarang dipakai? Berikut penjelasannya.

  1. Jangan Lupa Selalu Cek Aki

Tips merawat mobil yang jarang dipakai pertama kali yaitu jangan lupa untuk selalu cek Aki mobil secara rutin. Aki merupakan salah satu komponen utama yang wajib diperhatikan ketika mobil jarang digunakan pada masa pandemi. Fungsi Aki sendiri yaitu untuk menyuplai arus tegangan ke semua bagian kelistrikan mobil. Fungsi penting Aki sebagai penyuplai ini tentunya akan sangat menurun jika mobil jarang digunakan.

Mobil yang jarang digunakan biasanya tetap membutuhkan suplai listrik pada beberapa komponennya. Sementara itu daya aki tidak terisi penuh ketika mobil jarang digunakan. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga performa aki dengan mengecek ketinggian air aki. Hal ini difungsikan agar tegangan pada aki bisa bertahan lebih lama. Namun jika mobil tidak dihidupkan dalam waktu yang sangat lama, ada baiknya untuk melepas konektor aki agar dayanya tidak habis.

  1. Cek Ban Secara Rutin

Setelah memperhatikan sistem kelistrikan, ada baiknya kamu melakukan cek ban secara rutin. Mobil yang jarang dipakai atau lama tidak bergerak akan memberi tekanan secara terus menerus pada bagian ban. Hasilnya tekanan angin pada ban bisa berkurang secara konstan. Nah jika tekanan angin pada ban berkurang, ban akan kempes. Jika kondisi ban dibiarkan seperti ini terus menerus dapat membuat kerusakan fatal pada ban.

Bagian ban yang terkena tekanan akan rusak total, terutama pada dinding ban yang tertekuk. Maka dari itu untuk menjaga kondisi ban mobil agar tetap prima, pastikan tekanan angin selalu sesuai dengan rekomendasi. Kamu juga boleh melebihkan tekanan dalam ban sedikit jika memang mobil tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tentunya sangat penting untuk menghindarkan mobil dari kerusakan.

  1. Periksa Secara Berkala

Tips yang ketiga jangan lupa melakukan cek secara rutin terhadap oli mobil kamu. Seperti yang kita ketahui, mobil membutuhkan oli yang berbeda-beda untuk setiap komponennya. Mesin mobil yang jarang bergerak biasanya membuat oli tidak bisa bersirkulasi untuk melumasinya. Maka dari itu ada baiknya kamu cek kondisi oli melalui dipstick yang telah tersedia secara rutin. Jika oli mulai mengental dan warnanya berubah, sebaiknya ganti dengan yang baru.

  1. Panaskan Mesin Tiap Paginya

Untuk menjaga kondisi mobil tetap optimal, sesekali kamu harus menyalakan mesinnya. Idealnya malah setiap hari mesin harus dinyalakan atau dipanaskan. Setidaknya kamu bisa memanaskan mobil kurang lebih 5 menit sehari. Hal ini dilakukan agar oli bisa bersirkulasi secara efektif melumasi komponen-komponen di dalamnya. Selain itu, komponen luar juga akan bergerak sehingga mobil bisa tetap prima.

Penjelasan tentang tips merawat mobil yang jarang dipakai diatas tentunya sangat penting kamu terapkan di kala pandemi seperti ini. Tetap jaga kondisi mobil kamu agar tetap bagus dan prima dengan tips diatas. Selamat mencoba!

Sudah Punya Mazda CX9? Jangan Lupa Cek 5 Komponen Mobil Ini Biar Mobil Lebih Awet!

Mazda adalah salah satu brand mobil ternama yang selalu mengenalkan mobil terbarunya dengan berbagai fitur yang canggih seperti Mazda CX9Mobil keren dari Mazda pun juga wajib dirawat secara rutin, terutama komponen mobil tersebut. Sudah punya mobil Mazda CX9, cek komponen mobilnya yuk.

Faktanya, ketika komponen mobil jarang dirawat akan menyebabkan mobil cepat rusak dan menghabiskan biaya hingga jutaan rupiah untuk memperbaikinya. Pastinya tidak ada yang mau kan jika Mazda CX9 yang harganya ratusan juta rupiah sudah rusak dalam hitungan bulan hanya karena kesalahan sepele? 

Nah berikut adalah beberapa komponen mobil yang harus dicek secara berkala supaya kinerja mobil tetap oke sepanjang hari:  

  1. Aki 

Aki adalah salah satu komponen terpenting pada mobil yang harus dicek secara berkala, terutama ketika kamu akan bepergian dalam jarak jauh. Jika kamu masih menggunakan aki basah, maka kamu perlu menambah airnya secara teratur supaya tidak kehabisan air aki yang akan menyebabkan rusaknya mesin mobil. 

Perlu kamu ingat jika aki basah maupun aki kering perlu diganti tiap tahun karena kondisinya yang sudah tidak sebagus saat pertama kali beli. Aki mobil seperti Mazda CX9 bisa diganti kapan saja dengan mampir ke bengkel mobil terdekat kok! 

  1. Filter Udara 

Banyak pemilik mobil yang berpikir jika filter udara hanya perlu dibersihkan berapa bulan sekali atau setahun sekali karena fungsinya yang tidak terlalu penting. Sejatinya asumsi satu ini justru keliru lho! 

Seperti namanya, filter udara ini berfungsi sebagai jalan masuk keluarnya udara dan harus dibersihkan secara rutin supaya kinerja mobil tidak terganggu. Setidaknya filter mobil perlu dibersihkan ketika mobil sudah menempuh jarak sejauh 10,000 kilometer. Filter mobil yang jarang dibersihkan akan menyebabkan penggunaan bahan bakar mobil menjadi boros. 

  1. Kanvas Rem 

Kanvas rem juga tentunya tidak boleh lupa untuk dicek karena komponen mobil inilah yang mampu melindungi kamu dari berbagai kecelakaan di mana dan kapan saja. Mengenali kanvas rem yang bermasalah pun terbilang cukup mudah, seperti timbulnya bunyi berdecit ataupun rem yang menjadi susah dikendalikan . 

Untuk meminimalisir resiko kecelakaan, kamu perlu mengecek kondisi kanvas rem berkala setidaknya setelah mencapai titik tempuh 20,000 kilometer. Tentunya kamu pun perlu segera membawa mobil kesayangan ke bengkel mobil apabila kanvas rem mulai bermasalah. 

  1. Ban Mobil 

Tidak bisa dipungkiri jika ban mobil juga berperan penting untuk kinerja mobil, terutama masalah keseimbangan. Ketika tekanan mobil kurang pun akan memengaruhi keseimbangan dan menyulitkan kamu untuk mengontrol laju mobil. 

Oleh sebab itulah kamu perlu mengecek kondisi ban mobil sebelum bepergian meskipun hanya di dalam kota. Selain kurang tekanan, kamu juga perlu segera mengganti ban mobil yang sudah tipis karena bisa pecah di jalan sewaktu-waktu dan juga menyebabkan mobil kehilangan keseimbangan.   

  1. Oli Mesin 

Satu lagi komponen mobil yang harus dicek adalah oli mesin. Seperti yang diketahui, oli mesin berfungsi untuk melumasi mobil alias membantu proses pembakaran pada mobil bisa berjalan setiap waktu, terlebih ketika berpergian ke luar kota alias jarak jauh. 

Oli mobil setidaknya perlu diganti setelah mobil mencapai titik 1,000 kilometer pertama. Jangan lupa untuk mengecek kondisi filter oli supaya proses penyaringan oli bisa berjalan dengan maksimal dan kondisi mobil pun akan prima setiap saat.  

Pastinya sudah lebih paham kan komponen mobil apa saja yang harus diperhatikan supaya mobil terus bisa diajak bepergian baik untuk jarak dekat maupun jauh? Yuk segera rawat komponen mobil kesayangan mulai dari sekarang! Sudah punya mobil Mazda CX9, cek komponen mobilnya yuk.

Berikut Tips Merawat Mobil Mazda CX 30 Indonesia Supaya Awet

Kamu tahu tidak, biasanya yang membuat kendaraan awet bukan semata-mata mereknya yang mewah, melainkan perawatannya yang baik. Seperti halnya ketika kamu memiliki mobil Mazda CX 30 Indonesia. Mobil yang desainnya modern dan elegan ini memang trendi banget. Kamu pun bisa menjadikannya kendaraan pribadi yang sangat nyaman untuk dipakai sehari-hari. Akan tetapi, yang penting diperhatikan tentu saja perawatannya. Berikut tips merawat Mazda CX 30 terbaik.

Sebab, caramu merawat kendaraan itulah yang akan membuatnya semakin awet. Jika terawat dengan baik, mobilmu pun akan jadi sangat nyaman digunakan kapan saja dan untuk ke mana saja. Perawatannya pun sebenarnya sederhana saja. Simpel dan memang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Hal yang penting yakni kamu mengetahui apa saja yang perlu kamu lakukan. Dengan begitu kendaraanmu akan terawat dengan baik. Untuk itu, mari simak tips perawatannya berikut: 

  1. Selalu Membersihkan Kaca Depan 

Kaca depan mobil adalah bagian yang paling mudah kotor. Biasanya kaca depan ini tertempel debu, serangga bahkan kadang ada kotoran burung. Jika kamu biarkan tentu akan menghalangi pandanganmu saat berkendara. Maka dari itu, kamu bisa membersihkannya secara rutin. 

Gunakan spon untuk menggosok, beri cairan pembersih pada spon agar sponnya bisa menyerap serta membersihkan semua debu dan kotoran. Terutama, ketika mobil Mazda CX 30 Indonesia yang kamu kendarai habis menempuh perjalanan jarak jauh. Jangan lupa bersihkan wiper-nya juga. 

  1. Memeriksa Tekanan Udara Ban 

Pemeriksaan untuk tekanan udara di dalam ban ini sangat penting. Ini akan memastikan keselamatan dan kenyamanan selama berkendara. Banmu juga jadi lebih awet dan tidak mudah bocor serta bisa membantumu hemat bensin.  

Tipsnya, selalu periksa banmu saat kondisinya sedang “dingin”, yaitu sebelum kamu menggunakan mobilmu, atau tunggu empat jam dahulu jika kamu habis berkendara. Kemudian, isikan udara pada ban sesuai dengan yang direkomendasikan untuk mobilmu, biasanya ada di manual dan panel di dalam pintu mobil bagian kemudi. Isi kembali udara ban jika memang diperlukan. 

  1. Rutin Mengganti Oli Secara Berkala 

Oli mesin sangat penting untuk menjaga performa mobil. Fungsinya yang paling penting yakni untuk melumasi semua komponen yang bergerak di dalam mesin Mazda CX 30 Indonesia, sehingga tidak bergesekan keras hingga rusak. Oli juga membantu menyalurkan panas dari siklus pembakaran, menahan partikel hasil pembakarannya lalu membuangnya ke filter oli. 

Jika mobilmu kurang oli, maka kendaraan tersebut tidak akan bisa berfungsi dengan baik. Jadi, untuk memastikan bahwa mobil kamu selalu cukup oli, pastikan mengeceknya secara rutin. Kamu juga bisa rutin pergi ke bengkel untuk mengecek dan mengganti olinya secara berkala. 

  1. Rajin Mencuci Mobil Biar Bersih 

Satu lagi hal yang tidak kalah penting yaitu mencuci mobil kamu supaya selalu terjaga kebersihannya. Sebab, ketika bodi mobil bersih hingga ke berbagai komponennya, maka performanya juga jadi lebih baik. Kemudian, tentunya yang paling utama adalah mobilmu senantiasa terlihat bersih dan baru. Meskipun mobilmu sudah lama, akan selalu terlihat kinclong kalau rajin kamu cuci. 

Jadi, demikian cara merawat Mazda CX 30 Indonesia agar selalu awet. Perawatan mobilmu menentukan performa kendaraan tersebut. Kamu tidak harus merawatnya dengan cara yang terlalu rumit, yang penting rajin mengecek bagian-bagian terpenting seperti yang telah disebutkan. Tentunya juga rajin membersihkan dan mencuci mobil kamu. Mobil yang bersih dan terawat akan senantiasa awet sampai kapanpun. Berikut tips merawat Mazda CX 30 terbaik.